JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri tetap menempati peringkat kedua dunia dalam daftar terbaru Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) yang dirilis Selasa, 25 Agustus 2026.
Fajar/Fikri mengoleksi 94.453 poin dan masih berada di bawah pasangan Korea Selatan Kim Won-ho/Seo Seung-jae. Ganda putra Korea Selatan tersebut kokoh di posisi teratas dengan 115.899 poin.
Sementara itu, posisi ketiga ditempati pasangan China Liang Wei Keng/Wang Chang dengan 94.089 poin. Liang/Wang berhasil mempersempit jarak dengan Fajar/Fikri setelah menjuarai Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi, India.
Peringkat keempat ditempati ganda putra Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Pasangan tersebut mengoleksi 88.884 poin setelah mengakhiri Kejuaraan Dunia 2026 sebagai runner-up.
Fajar/Fikri sendiri gagal melangkah ke semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2026. Mereka terhenti di babak perempat final setelah kalah dari pasangan Taiwan Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan dalam pertandingan dua gim dengan skor 19-21, 16-21.
Meski tidak berhasil membawa pulang medali dari New Delhi, hasil tersebut tidak membuat posisi Fajar/Fikri di ranking dunia berubah. Pasangan Indonesia itu tetap berada di peringkat kedua seperti sebelum Kejuaraan Dunia berlangsung.
Posisi tersebut menjadi modal penting bagi Fajar/Fikri untuk melanjutkan persaingan di papan atas sektor ganda putra. Selisih poin mereka dengan Liang/Wang juga sangat tipis, hanya 364 poin.
Kondisi tersebut membuat persaingan menuju posisi kedua dunia semakin ketat. Liang/Wang memiliki peluang besar untuk terus menekan Fajar/Fikri apabila mampu mempertahankan performa positif pada turnamen-turnamen berikutnya.
Di sisi lain, Kim Won-ho/Seo Seung-jae masih memiliki keunggulan cukup jauh dari para pesaingnya. Pasangan Korea Selatan tersebut memimpin ranking BWF dengan koleksi 115.899 poin, atau unggul lebih dari 20 ribu poin dari Fajar/Fikri.
Selain Fajar/Fikri, Indonesia juga memiliki sejumlah pasangan yang masuk jajaran elite dunia. Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani menjadi pasangan Indonesia berikutnya yang berada di 10 besar.
Sabar/Reza menempati peringkat ketujuh dunia dengan 71.746 poin. Posisi tersebut membuat Indonesia memiliki dua pasangan dalam 10 besar ranking ganda putra BWF per 25 Agustus 2026.
Pasangan Indonesia lainnya, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, berada di peringkat ke-12. Kemudian Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana menempati posisi ke-25, sedangkan Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat berada di urutan ke-27.
Persaingan ganda putra dunia saat ini berlangsung cukup ketat. Sejumlah pasangan dari Korea Selatan, China, Malaysia, India, Inggris, Jepang, dan Indonesia menghuni posisi teratas ranking BWF.
Keberadaan beberapa pasangan Indonesia di papan atas menjadi indikator bahwa sektor ganda putra masih menjadi salah satu kekuatan utama bulu tangkis Indonesia. Namun, konsistensi menjadi tantangan penting bagi setiap pasangan untuk mempertahankan maupun meningkatkan posisi mereka.
Bagi Fajar/Fikri, mempertahankan peringkat kedua dunia setelah Kejuaraan Dunia menjadi hasil positif di tengah kegagalan meraih medali. Mereka masih memiliki peluang untuk mengejar posisi teratas apabila mampu mengumpulkan poin secara konsisten pada turnamen berikutnya.
Sementara itu, Liang/Wang akan menjadi salah satu pasangan yang patut diperhatikan setelah sukses merebut gelar juara dunia. Tambahan poin dari gelar tersebut membuat pasangan China semakin dekat dengan Fajar/Fikri.
Posisi Aaron Chia/Soh Wooi Yik juga tetap berada dalam persaingan setelah mencapai final Kejuaraan Dunia. Dengan 88.884 poin, pasangan Malaysia tersebut hanya terpaut 5.569 poin dari Fajar/Fikri.
Persaingan papan atas ganda putra dipastikan semakin menarik seiring berlanjutnya kalender kompetisi internasional.
Setiap hasil pertandingan akan berpengaruh terhadap perolehan poin dan posisi para pemain dalam ranking BWF. (09/AGF).
10 Besar Ranking Dunia Ganda Putra BWF per 25 Agustus 2026:
- Kim Won-ho/Seo Seung-jae (Korea Selatan) – 115.899 poin
- Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (Indonesia) – 94.453 poin
- Liang Wei Keng/Wang Chang (China) – 94.089 poin
- Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia) – 88.884 poin
- Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty (India) – 81.831 poin
- Goh Sze Fei/Nur Izzuddin (Malaysia) – 77.067 poin
- Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani (Indonesia) – 71.746 poin
- Ben Lane/Sean Vendy (Inggris) – 70.651 poin
- Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang) – 69.290 poin
- Chen Bo Yang/Liu Yi (China) – 65.165 poin











