Gerhana Matahari Total Diprediksi Tarik 500 Ribu Wisatawan ke Spanyol

Avatar photo
Gerhana Matahari Total
Ilustrasi

SUDUTPANDANG.ID – Fenomena gerhana matahari total yang diperkirakan terjadi pada 12 Agustus 2026 diproyeksikan menarik sekitar 500.000 wisatawan ke Spanyol.

Seperti dilansir AFP, Jumat (24/7/2026), lonjakan pengunjung diperkirakan terkonsentrasi di wilayah Castile and Leon, kawasan di utara Spanyol yang berada di jalur lintasan gerhana.

Gerhana total tersebut diperkirakan hanya berlangsung sekitar 90 detik, namun dinilai menjadi daya tarik besar bagi wisatawan dari berbagai negara.

Berbeda dengan tren wisata sebelumnya yang berpusat di kota besar dan kawasan pantai, kali ini perhatian diperkirakan beralih ke sejumlah daerah pedalaman yang selama ini relatif jarang dikunjungi.

Salah satu lokasi yang diprediksi menjadi pusat perhatian adalah Kota Burgos, yang berada di jalur pengamatan terbaik gerhana.

Laporan Airbnb yang dirilis pada Mei 2026 menyebut rangkaian gerhana pada 2026, 2027, dan 2028 berpotensi mendorong pemerataan kunjungan wisata ke berbagai wilayah di luar destinasi populer.

BACA JUGA  Kenaikan Tiket Borobudur Beratkan Wisatawan

Wakil Wali Kota Burgos, Andrea Ballesteros, mengatakan wisatawan diperkirakan datang dari berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, sejumlah negara di Amerika Selatan, dan Asia.

Tingginya minat wisatawan juga tercermin dari tingkat okupansi hotel yang hampir penuh jauh sebelum hari pelaksanaan.

Seorang resepsionis hotel di Burgos, Lucia Molina, mengatakan seluruh kamar hotel untuk tanggal 12 Agustus telah habis dipesan. Bahkan, kamar yang masih tersedia dengan tarif sekitar 1.200 euro atau sekitar Rp22 juta per malam juga telah terjual.

Presiden Burgos Astronomy Association, Enrique Bordallo, berharap kondisi cuaca cerah saat gerhana berlangsung sehingga masyarakat dan wisatawan dapat menyaksikan fenomena tersebut secara optimal.

Bagi masyarakat di wilayah pedalaman seperti Belorado, gerhana matahari dinilai menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi daerah kepada wisatawan internasional.

BACA JUGA  Anies Baswedan Apresiasi Komunitas yang Bangun Jakarta

Antropolog Belen Molinuevo Puras menilai selama ini sebagian besar wisatawan lebih banyak mengunjungi kawasan pesisir dibandingkan wilayah pedalaman Castile and Leon.

Pemerintah Spanyol memandang fenomena astronomi tersebut sebagai peluang untuk mendorong pemerataan sektor pariwisata. Sekitar 500.000 wisatawan diperkirakan akan berkunjung ke wilayah Castile and Leon, termasuk sekitar 40.000 wisatawan yang diproyeksikan datang ke Burgos.

Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, pemerintah setempat menyiapkan berbagai langkah. Mulai dari pengaturan lalu lintas, penyediaan titik pengamatan khusus, hingga koordinasi dengan layanan darurat.

Kacamata Khusus 

Wisatawan juga diimbau menggunakan kacamata khusus gerhana saat mengamati fenomena tersebut guna melindungi kesehatan mata.

Sebagai informasi, gerhana matahari total terjadi ketika piringan Matahari tertutup sepenuhnya oleh Bulan karena posisi Bumi berada tepat di jalur bayangan inti (umbra) Bulan.

BACA JUGA  Bupati Irna Lepas Empat Induk Penyu di Pantai Tanjung Lesung

Fenomena astronomi yang berlangsung dalam waktu singkat ini membuat langit berubah menjadi gelap menyerupai malam hari, sehingga menjadi salah satu peristiwa alam paling langka dan banyak diburu para pengamat maupun wisatawan dari berbagai negara.(red)