KUTAI TIMUR, SUDUTPANDANG.ID — Brigif TP 32/Mangkalihat resmi menggelar Turnamen Bola Voli Danbrigif TP 32 Cup I sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Brigif TP 32/Mangkalihat.
Kejuaraan yang berlangsung di Lapangan Pemuda, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Minggu (2/8/2026), menjadi momentum memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat melalui olahraga.
Pembukaan turnamen dilakukan oleh Kepala Seksi Personel (Kasi Pers) Brigif TP 32/Mangkalihat, Kapten Inf Suyit, yang hadir mewakili Komandan Brigif TP 32/Mangkalihat, Kolonel Inf Agussalim Tuo, S.H., M.I.P.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, pengurus Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kutai Timur, tokoh masyarakat, peserta turnamen, serta warga yang antusias memadati arena pertandingan.
Dalam sambutannya, Kapten Inf Suyit membacakan pesan Danbrigif TP 32/Mangkalihat yang menegaskan bahwa peringatan hari jadi pertama satuan sengaja dirayakan bersama masyarakat sebagai wujud kedekatan TNI dengan rakyat.
Menurutnya, Brigif TP 32 tidak ingin merayakan hari ulang tahun hanya di lingkungan markas, tetapi menjadikannya sebagai momentum membangun kebersamaan dengan masyarakat melalui kegiatan yang positif dan bermanfaat.
“Pada ulang tahun pertama ini, kami memilih merayakannya bersama masyarakat. Lapangan ini menjadi ruang perjumpaan, tempat mempererat persaudaraan dan kebersamaan. TNI lahir dari rakyat, tumbuh bersama rakyat, dan berjuang untuk rakyat,” ujar Kapten Inf Suyit saat membacakan sambutan Danbrigif.

Ia menegaskan, kedekatan antara prajurit dengan masyarakat tidak diukur dari slogan atau kata-kata, melainkan dari kehadiran nyata TNI di tengah kehidupan warga.
Menurutnya, olahraga menjadi salah satu sarana paling efektif dalam membangun komunikasi, mempererat silaturahmi, sekaligus menumbuhkan rasa persatuan tanpa memandang latar belakang.
Kapten Inf Suyit juga menilai olahraga, khususnya bola voli, mengandung banyak nilai kehidupan yang sejalan dengan karakter prajurit TNI.
Ia menjelaskan bahwa kemenangan dalam pertandingan tidak dapat diraih oleh kemampuan individu semata, melainkan melalui kerja sama tim, disiplin, tanggung jawab, komunikasi, dan semangat pantang menyerah.
“Olahraga adalah guru karakter yang paling jujur. Dalam bola voli, setiap poin lahir dari kerja sama. Smash yang baik berasal dari umpan yang tepat, dan umpan yang baik berawal dari penerimaan bola yang sempurna. Nilai-nilai itu sama dengan karakter yang kami tanamkan kepada setiap prajurit,” katanya.
Kepada seluruh peserta turnamen, ia mengajak untuk menjunjung tinggi sportivitas, menghormati setiap keputusan wasit, serta menjadikan pertandingan sebagai ajang mempererat persaudaraan.
Ia mengingatkan bahwa kemenangan sejati bukan hanya ditentukan oleh hasil akhir pertandingan, tetapi juga oleh sikap dan etika selama bertanding.
“Kalah secara terhormat jauh lebih mulia daripada menang dengan cara yang tidak sportif. Jadikan lawan sebagai sahabat dan saudara dalam semangat olahraga,” ujarnya.
Selain kepada para atlet, apresiasi juga disampaikan kepada wasit, panitia penyelenggara, petugas keamanan, dan tenaga kesehatan yang terlibat dalam pelaksanaan turnamen.
Menurutnya, profesionalisme seluruh perangkat pertandingan menjadi faktor penting dalam menciptakan kompetisi yang berjalan aman, tertib, lancar, dan menjunjung tinggi nilai-nilai fair play.
Sementara itu, Ketua PBVSI Kabupaten Kutai Timur, H. Ardiansyah, menyampaikan apresiasi kepada Brigif TP 32/Mangkalihat atas inisiatif menyelenggarakan turnamen bola voli yang melibatkan masyarakat.
Ia menilai kejuaraan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat.
“Kami mengucapkan selamat dan sukses atas penyelenggaraan Turnamen Bola Voli Danbrigif Cup I. Kami sangat mengapresiasi dukungan Brigif TP 32/Mangkalihat dalam memajukan olahraga bola voli di Kabupaten Kutai Timur,” katanya.
Menurut Ardiansyah, keberadaan turnamen seperti ini sangat penting untuk memberikan ruang kompetisi bagi atlet lokal sehingga dapat mengembangkan kemampuan dan pengalaman bertanding.
Ia berharap kejuaraan tersebut mampu melahirkan bibit-bibit atlet bola voli yang nantinya dapat mengharumkan nama Kutai Timur di tingkat provinsi maupun nasional.
Selain menjadi ajang pembinaan prestasi, turnamen juga diharapkan mempererat hubungan antarmasyarakat, memperkuat semangat persatuan, serta meningkatkan budaya hidup sehat melalui olahraga.
Ardiansyah mengajak seluruh peserta untuk bermain secara sportif, menjaga persaudaraan, serta menampilkan kemampuan terbaik selama kompetisi berlangsung.
“Junjung tinggi sportivitas, bermain dengan bersih, hormati lawan dan perangkat pertandingan, serta berikan penampilan terbaik demi kemajuan olahraga bola voli di Kutai Timur,” ujarnya.
Turnamen Bola Voli Danbrigif TP 32 Cup I menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam peringatan HUT ke-1 Brigif TP 32/Mangkalihat yang mengusung semangat kebersamaan, persatuan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui penyelenggaraan kejuaraan ini, Brigif TP 32/Mangkalihat berharap olahraga dapat menjadi media pemersatu sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Selain mendorong lahirnya atlet-atlet potensial, turnamen ini juga diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu meningkatkan prestasi olahraga bola voli serta mempererat hubungan harmonis antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat di Kabupaten Kutai Timur. (UM/09).







