TMMD Lumajang Tingkatkan SDM Lewat Edukasi Kesehatan

Kodim 0821/Lumajang bersama RSUD Dr. Saiful Anwar Malang memberikan edukasi kesehatan kepada 75 warga Desa Ledok Tempuro dalam program nonfisik TMMD ke-129. (Foto: IST/SP).

LUMAJANG, SUDUTPANDANG.ID – Kodim 0821/Lumajang terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat melalui program nonfisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129.

Bersama RSUD Dr. Saiful Anwar (RSSA) Malang, Kodim menggelar edukasi kesehatan bagi warga Desa Ledok Tempuro, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Ledok Tempuro tersebut diikuti sebanyak 75 warga. Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta memanfaatkan layanan kesehatan secara tepat.

Pelaksanaan edukasi kesehatan merupakan salah satu sasaran nonfisik TMMD ke-129 yang melengkapi berbagai pembangunan infrastruktur di Desa Ledok Tempuro. Melalui kegiatan tersebut, Kodim 0821/Lumajang ingin memastikan pembangunan desa tidak hanya berfokus pada penyediaan sarana dan prasarana, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui peningkatan pengetahuan dan kesadaran di bidang kesehatan.

Dalam kegiatan itu, masyarakat memperoleh berbagai materi kesehatan dari tenaga medis dan tenaga kesehatan RSUD Dr. Saiful Anwar Malang. Materi pertama disampaikan oleh dr. Heri Sutanto, Sp.PD-KPTI, Konsultan Penyakit Tropik dan Infeksi, yang mengangkat tema bijak menggunakan antibiotik.

Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya penggunaan antibiotik sesuai resep dokter untuk mencegah resistensi antimikroba yang kini menjadi salah satu tantangan kesehatan di berbagai negara. Warga juga diingatkan agar tidak mengonsumsi antibiotik secara sembarangan karena dapat mengurangi efektivitas obat dalam mengatasi infeksi.

BACA JUGA  Izin Penggunaan dari BPOM Jamin Keamanan Vaksin COVID-19

Selanjutnya, dr. Okta Viani Poulus yang merupakan peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Penyakit Dalam memberikan edukasi mengenai pencegahan HIV/AIDS. Dalam paparannya, masyarakat diberikan informasi mengenai cara penularan HIV, langkah-langkah pencegahan, serta pentingnya menghilangkan stigma terhadap penyandang HIV/AIDS agar mereka tetap memperoleh layanan kesehatan yang layak.

Materi berikutnya disampaikan oleh Sabela, A.Md.Keb., yang mengulas penggunaan alat kontrasepsi atau keluarga berencana (KB) secara aman. Edukasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keluarga, kesehatan reproduksi, serta pemilihan metode kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi masing-masing pasangan.

Sementara itu, dr. Setya Mitra Hartiastuti, Sp.A., bersama Eni Sunarwati, A.Md.Keb., memberikan materi mengenai Perawatan Metode Kanguru bagi bayi baru lahir serta pentingnya pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif.

Peserta mendapatkan penjelasan mengenai manfaat metode kanguru bagi bayi dengan berat badan lahir rendah, teknik menyusui yang benar, hingga pentingnya ASI sebagai sumber nutrisi utama untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi.

Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan kepada narasumber mengenai berbagai persoalan kesehatan yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari penggunaan obat, kesehatan ibu dan anak, hingga upaya menjaga kesehatan keluarga.

BACA JUGA  Satgas TMMD ke-129 Gelar Ronda Malam Bersama Warga, Perkuat Keamanan Desa

Perwira Seksi Teritorial (Pasi Ter) Kodim 0821/Lumajang, Kapten Inf Sri Suhariyanto, mengatakan kegiatan penyuluhan kesehatan menjadi bagian penting dari sasaran nonfisik TMMD karena pembangunan desa harus diiringi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Menurutnya, pembangunan fisik yang dilakukan melalui TMMD akan memberikan manfaat lebih besar apabila masyarakat memiliki kondisi kesehatan yang baik serta pemahaman yang memadai mengenai pola hidup sehat.

“Melalui kegiatan ini, Kodim 0821/Lumajang ingin memastikan bahwa manfaat TMMD tidak hanya dirasakan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui peningkatan pengetahuan masyarakat di bidang kesehatan. Harapannya, masyarakat mampu menerapkan pola hidup sehat sehingga tercipta keluarga yang sehat, produktif, dan sejahtera,” ujar Kapten Inf Sri Suhariyanto.

Ia menambahkan, edukasi kesehatan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan secara optimal, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta mencegah berbagai penyakit sejak dini.

Kolaborasi antara Kodim 0821/Lumajang dan RSUD Dr. Saiful Anwar Malang menjadi bukti nyata sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan desa. Melalui kerja sama tersebut, masyarakat tidak hanya memperoleh manfaat dari pembangunan jalan, jembatan, maupun fasilitas umum lainnya, tetapi juga mendapatkan bekal pengetahuan yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas hidup.

BACA JUGA  Guru Besar IPB Ingatkan Ancaman Obesitas Meningkat Tahun 2029

Program nonfisik TMMD ke-129 juga sejalan dengan tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, yang menekankan pentingnya pembangunan secara menyeluruh, baik melalui pembangunan infrastruktur maupun penguatan kualitas sumber daya manusia.

Dengan edukasi kesehatan yang diberikan kepada masyarakat Desa Ledok Tempuro, Kodim 0821/Lumajang berharap terbentuk masyarakat yang lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan, memiliki pola hidup sehat, serta mampu menciptakan lingkungan yang bersih dan produktif.

Ke depan, sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan terus diperkuat agar manfaat program TMMD dapat dirasakan secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di pedesaan. (ACZ/09)