TANGERANG, SUDUTPANDANG – Bupati Tangerang, Banten Moch Maesyal Rasyid menerima penghargaan dari Kompas TV kategori daerah peduli inovasi ekonomi kreatif dalam rangka HUT ke-15 televisi nasional itu.
“Penghargaan ini diberikan kepada daerah yang terus aktif mendorong inovasi pertumbuhan ekonomi kreatif dan penguatan pelaku-pelaku UMKM agar mampu bersaing,” kata Maesyal di Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Maesyal bilang jumlah UMKM di Kabupaten Tangerang terus mengalami pertumbuhan. Pada akhir 2024 tercatat sebanyak 61.011 UMKM, kemudian meningkat menjadi 78.506 UMKM pada akhir 2025.
Selain itu, juga mendorong penguatan wirausahawan baru melalui program bantuan permodalan yang dikelola Unit Pengelola Dana Bergulir (UPDB).
Menurutnya bantuan permodalan dari UPDB memberikan kesempatan kepada wirausahawan baru untuk meningkatkan produk dan mengembangkan aktivitas usahanya.
“Pemerintah daerah hadir memberikan kesempatan kepada masyarakat pelaku usaha untuk meningkatkan pendapatan dan membuka lapangan pekerjaan,” ujarnya.
Namun penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa kepada Bupati Tangerang.
Ia bilang penghargaan itu menambah dorongan semangat bagi Pemkab Tangerang terus memperkuat berbagai inovasi ekonomi kreatif secara berkelanjutan, sehingga pertumbuhan UMKM tidak hanya meningkatkan aktivitas ekonomi, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap lapangan kerja baru dan kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut sudah direncanakan sebagai bagian dari program kegiatan untuk memutar roda perekonomian di Kabupaten Tangerang dan mudah-mudahan ekonomi masyarakat semakin kuat dan kesejahteraan terus meningkat.
Demikian pula penghargaan itu menjadi bentuk apresiasi sekaligus memotivasi untuk terus menghadirkan kebijakan yang mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat, khususnya melalui pengembangan UMKM dan usaha ekonomi kreatif.
Bahkan pengembangan ekonomi kreatif dan UMKM menjadi bagian dari strategi Pemkab Tangerang yang senantiasa berupaya membuka ruang-ruang usaha, meningkatkan pendapatan masyarakat, menciptakan lapangan pekerjaan, sekaligus menekan angka kemiskinan. (WAR/09)











