Indonesia Hadapi Rumania di Piala Davis 2026

Tim tenis putra Indonesia bersiap menghadapi Rumania pada Grup Dunia II Piala Davis 2026 di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Jakarta, 18-19 September 2026. (Foto: IST/SP).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Tim tenis putra Indonesia menghadapi tantangan berat saat menjamu Rumania pada Grup Dunia II Piala Davis 2026 di Stadion Tenis Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, 18-19 September 2026.

Skuad Merah Putih mengandalkan mayoritas pemain muda dan pengalaman dari rangkaian turnamen internasional di Bali untuk menghadapi tim tamu yang memiliki peringkat lebih tinggi.

Sekretaris Jenderal PP Pelti Andi Fajar Asti mengakui pertandingan melawan Rumania tidak akan mudah.

Secara peringkat, Rumania memiliki sejumlah pemain yang berada jauh di atas para pemain Indonesia, termasuk yang masuk jajaran 200 besar dunia.

Menurut Andi, kondisi tersebut membuat Indonesia harus mempersiapkan strategi dan mental bertanding dengan maksimal.

Terlebih, sebagian besar pemain yang memperkuat Indonesia masih relatif baru menjalani persaingan di level senior.

“Saya kira kita ingin memberikan perlawanan yang maksimal buat tim tamu kita. Dan tentu ini pekerjaan berat karena memang dari sisi ranking mereka malah ada top 200. Jadi tentu ini lawannya sangat tidak mudah,” kata Andi seusai pengundian pertandingan di Senayan, Jakarta, Kamis, 17 September 2026.

BACA JUGA  M-25 Bali: Indonesia Gagal di Tunggal Putra, Harapan di Ganda

Indonesia saat ini berada di peringkat ke-65 Piala Davis. Sementara itu, Rumania menempati posisi ke-46.

Perbedaan peringkat tersebut menjadi salah satu gambaran tantangan yang harus dihadapi tim Merah Putih dalam pertandingan yang menggunakan format kandang tersebut.

Meski demikian, PP Pelti tidak hanya mengandalkan persiapan dalam beberapa hari terakhir. Para pemain Indonesia sebelumnya telah mengikuti lima seri ITF World Tennis Tour M15 di Bali.

Rangkaian turnamen tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi Piala Davis sekaligus memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding di level internasional.

Mayoritas pemain Indonesia dalam skuad Piala Davis 2026 baru sekitar dua hingga tiga tahun memasuki level senior.

Karena itu, pertandingan di turnamen internasional dinilai penting untuk membangun pengalaman, meningkatkan kepercayaan diri, sekaligus membiasakan pemain menghadapi tekanan pertandingan.

Hasil dari rangkaian pertandingan di Bali juga memberikan modal positif. Pada seri keempat ITF World Tennis Tour M15 Bali, Rafalentino Ali Da Costa dan Ethan David Zapp berhasil mencapai final nomor ganda dan mengakhiri turnamen sebagai runner-up.

BACA JUGA  Kalahkan PBS 3-1, LavAni Sementara Pimpin Klasemen

Andi menilai pencapaian tersebut dapat memberikan tambahan kepercayaan diri kepada pemain sebelum menghadapi Rumania.

“Ada yang menjadi runner-up di Bali. Saya kira itu menjadi modal bagus untuk menambah kepercayaan diri melawan Rumania,” ujar Andi.

Setelah menjalani rangkaian pertandingan di Bali, para pemain Indonesia berkumpul di Jakarta pada awal pekan ini.

Mereka kemudian menjalani persiapan terakhir sebelum pertandingan Piala Davis 2026 melawan Rumania.

Berdasarkan hasil undian, Gunawan Trismuwantara akan menjadi pemain Indonesia yang tampil pertama.

Gunawan dijadwalkan menghadapi Cezar Cretu pada pertandingan pembuka, Jumat, 18 September.

Partai kedua pada hari pertama mempertemukan Rafalentino Ali Da Costa dengan Radu Mihai Papoe.

Dua pertandingan tunggal tersebut menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk mengamankan poin awal dalam pertemuan melawan Rumania.

Persaingan berlanjut pada hari kedua melalui pertandingan nomor ganda.

Rafalentino dan Ethan dijadwalkan berhadapan dengan pasangan Rumania, Stefan Horia Haita dan Radu David Turcanu.

Apabila pertandingan masih membutuhkan laga tambahan, Rafalentino akan kembali menghadapi Cezar Cretu.

BACA JUGA  Komang Bagus Tantang Juara Usai Singkirkan Unggulan Keenam

Sementara Gunawan Trismuwantara dijadwalkan bertemu Radu Mihai Papoe dalam partai tunggal berikutnya.

Pertandingan Grup Dunia II Piala Davis 2026 ini menjadi bagian penting dalam perjalanan tim Indonesia.

Selain mengejar kemenangan atas Rumania, laga tersebut menjadi kesempatan bagi pemain-pemain muda Merah Putih untuk mendapatkan pengalaman menghadapi lawan dengan peringkat dunia yang lebih tinggi.

Dengan dukungan publik tuan rumah di Stadion Tenis GBK, Indonesia akan berusaha memberikan perlawanan maksimal selama dua hari pertandingan.

Pengalaman dari lima seri ITF World Tennis Tour M15 Bali diharapkan dapat membantu pemain Indonesia tampil lebih percaya diri ketika menghadapi tekanan di Piala Davis. (AGF/09).