Asian Games 2026: Lifter Indonesia Jalani Latihan Ringan

Tim angkat besi Indonesia menjalani latihan ringan di Jepang sebagai bagian dari program tapering menjelang pertandingan Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. (Foto: IST/SP).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Tim angkat besi Indonesia terus mematangkan persiapan menjelang tampil pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang. Setelah tiba di Jepang beberapa hari lalu, para lifter Indonesia menjalani latihan ringan sebagai bagian dari program tapering sebelum memasuki masa pertandingan.

Program latihan tersebut dilakukan pada sore hari dengan memanfaatkan fasilitas latihan di Universitas Waseda, Jepang. Latihan ringan menjadi bagian dari tahapan akhir persiapan untuk menjaga kondisi fisik dan kesiapan para atlet sebelum turun bertanding.

Manajer sekaligus pelatih kepala Tim Angkat Besi Indonesia, Dirdja Wihardja, mengatakan seluruh lifter dalam kondisi baik dan siap menghadapi pertandingan.

“Mereka sudah masuk masa tapering dan hanya menjalani latihan ringan setiap sore. Kondisi para lifter sejauh ini dalam kondisi baik,” kata Dirdja Wihardja melalui pesan WhatsApp, Senin (21/9/2026).

Menurut Dirdja, para atlet juga telah menyatakan kesiapan untuk tampil dan memberikan performa terbaik bagi Kontingen Indonesia pada Asian Games 2026.

“Sejauh ini, puji Tuhan tidak ada kendala yang kami hadapi jelang pertandingan. Mereka bilang fokus pada pertandingan nanti,” ujar Dirdja.

BACA JUGA  Timnas Hockey Indonesia Tekuk Hong Kong 4-3 di Kualifikasi Asian Games 2026

Tahapan tapering merupakan bagian penting dalam persiapan atlet menjelang kompetisi. Pada fase tersebut, intensitas latihan dikurangi untuk memberikan kesempatan kepada tubuh memulihkan kondisi setelah menjalani rangkaian latihan dengan beban tinggi.

Tim angkat besi Indonesia menjalani latihan ringan di Jepang sebagai bagian dari program tapering menjelang pertandingan Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. (Foto: IST/SP).

Dengan program latihan yang lebih ringan, tim pelatih berupaya menjaga kebugaran sekaligus mempertahankan kesiapan atlet. Fokus kemudian diarahkan pada pemulihan, konsentrasi, serta persiapan teknis menjelang pertandingan.

Cabang olahraga angkat besi dijadwalkan mulai dipertandingkan pada Rabu, 23 September 2026, waktu setempat. Lifter putri Indonesia, Luluk Diana Triwijayana, menjadi salah satu atlet yang dijadwalkan tampil pada hari pertama pertandingan.

Luluk akan bertanding di kelas 49 kilogram. Penampilannya menjadi bagian dari perjuangan tim angkat besi Indonesia dalam memburu hasil terbaik pada ajang olahraga multicabang terbesar di Asia tersebut.

Selain nomor 49 kilogram putri, Indonesia juga akan menurunkan sejumlah lifter pada beberapa kelas lainnya. Pada kategori putra, wakil Indonesia dijadwalkan tampil di kelas 60 kilogram, 65 kilogram, 75 kilogram, dan 85 kilogram.

Sementara itu, pada kategori putri, Indonesia akan bertanding di kelas 49 kilogram, 53 kilogram, 61 kilogram, dan 69 kilogram.

BACA JUGA  PSV Eindhoven Juara Liga Belanda! Sparta Tumbang, Ajax Kembali Gagal

Keikutsertaan tim angkat besi Indonesia menjadi bagian dari upaya Kontingen Indonesia untuk bersaing di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Para lifter diharapkan mampu menjalankan strategi yang telah disiapkan tim pelatih setelah melalui rangkaian pemusatan latihan dan persiapan menuju kompetisi.

Dalam tahap akhir persiapan, kondisi fisik menjadi salah satu perhatian utama. Tim pelatih tidak lagi memberikan beban latihan berat, tetapi mengarahkan atlet untuk menjaga kondisi hingga hari pertandingan.

Dirdja mengatakan tidak ada kendala berarti yang dihadapi tim menjelang pertandingan. Pernyataan tersebut menjadi gambaran bahwa para lifter dapat menjalani persiapan sesuai dengan program yang telah ditetapkan.

Selain kesiapan fisik, fokus mental juga menjadi bagian dari persiapan. Para atlet diarahkan untuk berkonsentrasi menghadapi pertandingan dan menjalankan program yang telah disusun bersama tim pelatih.

Bagi lifter, fase menjelang pertandingan merupakan periode penting untuk memastikan kondisi tubuh berada pada tingkat optimal. Kesalahan dalam mengatur beban latihan pada periode tersebut dapat memengaruhi kondisi atlet ketika memasuki arena pertandingan.

BACA JUGA  PBPI Kirim Delapan Atlet Padel TC ke Spanyol

Karena itu, latihan ringan yang dijalani para lifter Indonesia di Jepang menjadi bagian dari strategi tim untuk mempertahankan kesiapan tanpa memberikan beban berlebihan menjelang kompetisi.

Dengan persiapan yang terus berjalan, tim angkat besi Indonesia kini menunggu dimulainya pertandingan pada 23 September. Luluk Diana Triwijayana dan rekan-rekannya akan berupaya memberikan penampilan terbaik sekaligus menjalankan target yang telah dipersiapkan bersama tim pelatih.

Asian Games 2026 menjadi momentum bagi para lifter Indonesia untuk menunjukkan kemampuan mereka di tingkat Asia.

Dengan kondisi atlet yang dilaporkan baik dan program tapering yang telah memasuki tahap akhir, fokus tim kini sepenuhnya diarahkan pada pertandingan. (09/AGF).