JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Pelatih kepala Timnas Indonesia John Herdman menyiapkan strategi rotasi pemain untuk menghadapi rangkaian pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026.
Strategi tersebut merupakan salah satu pelajaran yang dipetik Herdman dari pengalaman menangani skuad Garuda pada Piala AFF 2026.
Herdman mengatakan rotasi diperlukan karena Timnas Indonesia harus menjalani sejumlah pertandingan dalam waktu relatif berdekatan. Dengan komposisi pemain yang dinilai lebih dalam, ia ingin menjaga kebugaran dan energi skuad sepanjang turnamen.
“Kami harus merotasi skuad. Sebelumnya, kami tidak bisa merotasi skuad sebanyak yang kami inginkan dalam AFF. Tapi sekarang, saya rasa kami memiliki kedalaman skuad yang lebih baik untuk dapat menghadapi laga demi laga dengan rotasi pemain baru, energi yang segar, serta siap mengimbangi gairah dan energi dari lawan-lawan kami,” kata Herdman saat ditemui awak media di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (22/9/2026).
Pada FIFA ASEAN Cup 2026, Indonesia tergabung di Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh. Pertandingan pertama skuad Garuda akan menghadapi Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9/2026) pukul 20.00 WIB.
Setelah menghadapi Singapura, Indonesia dijadwalkan bertemu Malaysia pada Senin (28/9/2026). Sementara pertandingan terakhir Grup A akan mempertemukan Indonesia dengan Bangladesh pada Kamis (1/10/2026).
Seluruh pertandingan Indonesia pada fase grup berlangsung di SUGBK. Dengan jadwal tersebut, pengelolaan kondisi fisik pemain menjadi salah satu bagian yang harus diperhatikan tim pelatih.
Herdman juga menyoroti perbedaan komposisi skuad Indonesia pada Piala AFF 2026 dan FIFA ASEAN Cup 2026. Menurutnya, kedua turnamen tersebut menghadirkan kondisi yang berbeda, termasuk dari sisi ketersediaan pemain.
Saat tampil di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia diperkuat pemain yang berkarier di kompetisi BRI Super League. Kondisi itu membuat pilihan pemain yang tersedia bagi tim pelatih berbeda dibandingkan skuad yang kini dipersiapkan untuk FIFA ASEAN Cup.
Sementara itu, FIFA ASEAN Cup 2026 masuk dalam kalender resmi FIFA. Kondisi tersebut membuat pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri dapat bergabung dengan Timnas Indonesia setelah mendapat izin dari klub masing-masing.
Kehadiran pemain yang berkarier di luar negeri membuat Herdman memiliki pilihan pemain yang lebih beragam. Ia pun menyebut skuad yang dibawa ke FIFA ASEAN Cup saat ini sangat berbeda dibandingkan tim yang tampil di Piala AFF.
“Tentu saja saat ini tim yang berbeda. Itu tim yang benar-benar berbeda. Maksud saya, hanya ada sekitar lima pemain yang kami bawa dari turnamen tersebut ke skuad saat ini,” ujar Herdman.
Pelatih asal Inggris itu kemudian menggambarkan perbedaan kedua skuad tersebut dengan analogi dua jenis balapan yang memiliki karakter berbeda.
“Jadi ini seperti membandingkan balapan Formula 1 dengan balapan reli, dua hal yang sangat berbeda,” katanya.
Perbedaan komposisi pemain tersebut memberikan Herdman lebih banyak opsi dalam menentukan susunan pemain. Rotasi menjadi salah satu cara yang dipersiapkan untuk menjaga kesiapan skuad sepanjang turnamen.
Dengan adanya pemain yang memiliki pengalaman bermain di berbagai kompetisi, tim pelatih dapat menyesuaikan susunan pemain berdasarkan kebutuhan pertandingan. Rotasi juga dapat digunakan untuk memberikan waktu bermain kepada pemain sekaligus menjaga kondisi fisik mereka.
Namun, sebelum menerapkan strategi rotasi dalam pertandingan, Timnas Indonesia harus lebih dahulu fokus menghadapi Singapura. Laga pembuka Grup A tersebut menjadi pertandingan pertama skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026.
Pertandingan melawan Singapura juga menjadi bagian dari upaya Indonesia bangkit setelah hasil pada Piala AFF 2026. Pada turnamen sebelumnya, skuad Garuda tidak mampu melanjutkan perjalanan ke fase berikutnya.
Herdman kini membawa skuad dengan komposisi yang berbeda dan pilihan pemain yang lebih luas. Kondisi tersebut menjadi modal yang akan digunakan untuk menjalani persaingan di Grup A.
Jadwal tiga pertandingan dalam fase grup membuat Indonesia membutuhkan kesiapan pemain secara menyeluruh. Herdman pun tidak hanya mengandalkan sejumlah pemain utama, tetapi menyiapkan seluruh skuad untuk menghadapi pertandingan demi pertandingan.
Strategi rotasi yang disiapkan menjadi bagian dari pendekatan Herdman untuk menjaga energi dan konsistensi Timnas Indonesia selama FIFA ASEAN Cup 2026.
Skuad Garuda selanjutnya akan memulai perjuangan tersebut dengan menghadapi Singapura di SUGBK pada Jumat malam. (09/AGF)











