Gerakan Ketahanan Pangan Nasional, Koramil Pajarakan Laksanakan Pendampingan Dan Pengawasan Proses Penanaman Padi

Gerakan Ketahanan Pangan Nasional, Koramil Pajarakan Laksanakan Pendampingan Dan Pengawasan Proses Penanaman Padi
Anggota Koramil 0820-15/Pajarakan Sertu Fandy saat pendampingan dan pengawasan penanaman padi (Foto: Istimewa)

PROBOLINGGO-JATIM | SUDUTPANDANG.ID – Koramil 0820-15/Pajarakan, Kodim 0820/Probolinggo, melaksanakan pendampingan dan pengawasan proses penanaman padi di lahan pertanian warga Desa Pajarakan Kulon, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari dukungan TNI terhadap gerakan antisipasi darurat pangan nasional.

Pendampingan dilakukan oleh anggota Koramil 0820-15/Pajarakan, Sertu Fandy, di lahan pertanian milik Hafi (50). Kegiatan tersebut mencakup pengawasan proses penanaman sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan produksi pertanian.

Sertu Fandy mengatakan, pendampingan dilakukan sejak tahap awal karena pengolahan lahan, penanaman, hingga perawatan tanaman menjadi faktor yang memengaruhi hasil panen.

“Proses pengolahan lahan, penanaman hingga perawatan merupakan salah satu faktor yang bisa memengaruhi hasil pertanian. Karena itu, kami melakukan pendampingan dan pengawasan mulai dari proses awal,” kata Fandy.

BACA JUGA  Koramil Tegalsiwalan Dampingi Petani Rawat Tanaman Padi, Perkuat Program Ketahanan Pangan

Ia menjelaskan, ketahanan pangan berkaitan dengan kemampuan masyarakat untuk memperoleh pangan yang cukup, aman, dan bergizi. Untuk mendukungnya, diperlukan upaya peningkatan produksi serta penguatan sarana dan prasarana pertanian.

Menurut Fandy, sejumlah langkah yang dapat dilakukan antara lain membangun dan merehabilitasi jaringan irigasi, memodernisasi sistem pengairan, menjaga kebersihan saluran irigasi, serta memperkuat infrastruktur pertanian.

Ia menambahkan, ketahanan pangan menjadi hal penting bagi Indonesia karena memiliki jumlah penduduk yang besar dan wilayah geografis yang luas.

Upaya mewujudkannya mencakup ketersediaan pangan, stabilitas pasokan, akses masyarakat terhadap pangan, serta pemanfaatannya.

Fandy juga menekankan pentingnya keterlibatan berbagai pihak, mulai dari penyuluh pertanian hingga petani, dalam meningkatkan produksi pangan.

BACA JUGA  Polres Kaur Gelar Penanaman Jagung Serentak Dukung Ketahanan Pangan Nasional

“Kunci dalam gerakan antisipasi darurat pangan nasional adalah meningkatkan produksi dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya, baik untuk memenuhi kebutuhan saat ini maupun pada masa mendatang,” ujarnya.

Ia mengatakan, dukungan pemerintah melalui TNI juga mencakup sarana dan prasarana pertanian dari tahap hulu hingga hilir, mulai dari penyiapan lahan hingga pengolahan hasil.

Fandy berharap sinergi antara TNI, petani, penyuluh, dan pihak terkait dapat terus ditingkatkan untuk mendukung produktivitas pertanian dan menjaga ketahanan pangan nasional.

“Mari bersinergi untuk meningkatkan kualitas dan hasil pertanian yang secara tidak langsung berkontribusi terhadap kemajuan pertanian Indonesia secara berkelanjutan,” katanya.(ACZ)