ASAHAN, SUDUTPANDANG.ID — Kecamatan Air Joman menerima kunjungan Tim Monitoring Lomba Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Test Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 sebagai bagian dari proses penilaian pelaksanaan program deteksi dini kanker serviks di daerah.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi efektivitas pelaksanaan sosialisasi, cakupan pemeriksaan IVA Test, serta tingkat partisipasi masyarakat dalam upaya menjaga kesehatan reproduksi perempuan.
Tim monitoring disambut langsung oleh Camat Air Joman bersama jajaran pemerintah kecamatan, TP PKK, tenaga kesehatan, dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Kehadiran tim penilai menjadi bagian dari rangkaian lomba tingkat Provinsi Sumatera Utara yang bertujuan mendorong pemerintah daerah meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan preventif, khususnya dalam pencegahan kanker serviks.
Dalam sambutannya, Camat Air Joman menegaskan komitmen pemerintah kecamatan untuk terus mendukung pelaksanaan program IVA Test sebagai salah satu langkah strategis dalam menekan angka kasus kanker serviks melalui deteksi dini.
Menurutnya, kesehatan perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam membangun keluarga yang berkualitas sekaligus menopang pembangunan daerah.
Perempuan yang sehat akan mampu menjalankan perannya secara optimal, baik sebagai ibu, pendidik dalam keluarga, maupun sebagai bagian dari kekuatan ekonomi masyarakat.
“Kesehatan perempuan merupakan fondasi penting bagi terwujudnya keluarga yang harmonis dan masyarakat yang produktif. Karena itu, program IVA Test harus terus didukung bersama,” ujar Camat Air Joman.
Ia menjelaskan, pelaksanaan pemeriksaan IVA Test di Kecamatan Air Joman selama ini melibatkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah kecamatan, TP PKK, puskesmas, kader kesehatan hingga masyarakat.
Sinergi tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan kesadaran perempuan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Camat juga memberikan apresiasi kepada kader TP PKK yang aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini kanker serviks.
Selain itu, tenaga kesehatan dinilai telah memberikan pelayanan maksimal sehingga masyarakat semakin mudah mengakses pemeriksaan IVA Test.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan program tersebut tidak semata-mata diukur dari prestasi dalam ajang perlombaan tingkat provinsi, tetapi lebih kepada manfaat nyata yang dirasakan masyarakat melalui meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya menjaga kesehatan reproduksi.
Ia menegaskan bahwa tujuan utama program IVA Test adalah memberikan perlindungan kepada perempuan dari risiko kanker serviks melalui pemeriksaan sederhana yang mampu mendeteksi gejala sejak dini.
Dengan demikian, penanganan dapat dilakukan lebih cepat sehingga peluang kesembuhan menjadi lebih besar.
“Keikutsertaan dalam lomba ini tentu menjadi motivasi, namun yang paling utama adalah bagaimana masyarakat memperoleh manfaat dari program deteksi dini sehingga angka risiko kanker serviks dapat ditekan,” katanya.
Lebih lanjut, Camat Air Joman menyampaikan bahwa investasi terbaik bagi masa depan masyarakat dimulai dari upaya pencegahan penyakit.
Menurutnya, langkah preventif akan memberikan dampak positif terhadap kualitas hidup masyarakat sekaligus mengurangi beban ekonomi keluarga.
Ia menjelaskan, perempuan yang memiliki kondisi kesehatan yang baik akan tetap produktif dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Sebaliknya, penyakit yang terlambat terdeteksi berpotensi menimbulkan biaya pengobatan yang tinggi dan berdampak pada kondisi sosial maupun ekonomi rumah tangga.
Karena itu, pemerintah kecamatan akan terus mendorong pelaksanaan edukasi kesehatan kepada masyarakat agar pemeriksaan IVA Test menjadi budaya hidup sehat yang dilakukan secara rutin, bukan hanya ketika ada perlombaan atau kegiatan tertentu.
Sementara itu, Tim Monitoring Lomba IVA Test Provinsi Sumatera Utara melakukan penilaian terhadap berbagai aspek pelaksanaan program, mulai dari administrasi, strategi sosialisasi, inovasi pelayanan, keterlibatan kader kesehatan, hingga capaian pemeriksaan IVA Test di wilayah Kecamatan Air Joman.
Hasil monitoring tersebut nantinya akan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah sekaligus menentukan penilaian dalam Lomba IVA Test Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026.
Pemerintah Kecamatan Air Joman berharap hasil monitoring dapat memberikan masukan konstruktif untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat pada masa mendatang.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, TP PKK, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang peduli terhadap kesehatan perempuan.
Melalui momentum monitoring tersebut, Camat Air Joman mengajak seluruh perempuan, khususnya yang telah memenuhi kriteria usia pemeriksaan, untuk tidak ragu memanfaatkan layanan IVA Test yang tersedia di fasilitas kesehatan.
Pemeriksaan secara berkala dinilai menjadi langkah sederhana namun sangat penting dalam mencegah kanker serviks sejak dini.
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini, Kecamatan Air Joman optimistis mampu mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera, sekaligus mendukung keberhasilan program kesehatan yang menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. (MA/09)


