Asian Boxing U19 & U23 2026 Diikuti 26 Negara

Sebanyak 433 atlet dan 205 ofisial dari 26 negara dipastikan tampil pada Asian Boxing U19 & U23 Championship 2026 di Hall Basket GBK, Jakarta, 3-16 Juli 2026. (Foto: ist/SP)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — Kejuaraan Asian Boxing U19 & U23 Championship 2026 yang akan digelar di Hall Basket Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada 3-16 Juli 2026 mendapat sambutan luar biasa dari dunia internasional.

Hingga menjelang pelaksanaan, sebanyak 433 atlet dan 205 ofisial dari 26 negara telah memastikan ambil bagian dalam ajang tinju amatir bergengsi tersebut.

Tingginya jumlah peserta menjadi bukti meningkatnya kepercayaan komunitas tinju internasional terhadap Pengurus Besar Tinju Indonesia (PERBATI), yang kini berstatus sebagai anggota resmi World Boxing (WB) dan Asian Boxing (AB).

Sekretaris Jenderal PERBATI, Hengky Silatang, mengatakan antusiasme peserta jauh melampaui ekspektasi panitia.

Menurutnya, keikutsertaan puluhan negara dalam kejuaraan tersebut menjadi indikator bahwa PERBATI telah mendapat pengakuan dari federasi tinju internasional.

“Asian Boxing U19 & U23 Championship 2026 merupakan event internasional pertama yang diselenggarakan PERBATI. Di luar dugaan, jumlah pesertanya membludak. Ini menunjukkan tingkat kepercayaan dunia internasional terhadap PERBATI sangat tinggi,” ujar Hengky, Kamis (25/6/2026).

Hengky menjelaskan, penyelenggaraan kejuaraan Asia di Indonesia juga menjadi bukti bahwa PERBATI telah memenuhi ketentuan sebagai Induk Organisasi Cabang Olahraga (IOCO) sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga (Permenpora) Nomor 8 Tahun 2026.

BACA JUGA  Vicky Tahumil Pertimbangkan Bonus SEA Games untuk Usaha

Dalam regulasi tersebut disebutkan bahwa organisasi cabang olahraga nasional harus tercatat sebagai anggota Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) serta memiliki afiliasi dengan federasi internasional yang diakui.

Dengan status tersebut, PERBATI kini memiliki legitimasi untuk menyelenggarakan berbagai agenda resmi tingkat internasional sekaligus menjadi wadah pembinaan atlet tinju Indonesia menuju kompetisi dunia.

Persiapan Sudah Capai 90 Persen

Meski menjadi penyelenggaraan internasional perdana, PERBATI memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana.

Manajer Kompetisi Asian Boxing U19 & U23 Championship 2026, Muhammad Arisa Putra Pohan, mengatakan kesiapan panitia telah mencapai sekitar 90 persen.

Menurut pria yang akrab disapa Boy Pohan itu, berbagai aspek teknis, mulai dari arena pertandingan, akomodasi peserta, hingga perangkat pertandingan terus dimatangkan agar kejuaraan berlangsung sukses.

“Persiapan sudah mencapai 90 persen dan PERBATI siap menyukseskan Asian Boxing U19 & U23 Championship 2026,” katanya.

Ia optimistis Indonesia mampu menjadi tuan rumah yang baik sekaligus menunjukkan kapasitas penyelenggaraan event olahraga internasional sesuai standar Asian Boxing.

Sementara itu, Ketua Umum PERBATI Ray Zulham Farras Nugraha juga telah melaporkan rencana penyelenggaraan kejuaraan tersebut kepada Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir.

BACA JUGA  Zacha/Bela Tembus Babak 16 Besar

Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Erick menyampaikan apresiasi terhadap langkah PERBATI yang fokus membangun pembinaan atlet usia muda melalui kejuaraan internasional.

Menurut Erick, program tersebut sejalan dengan strategi pemerintah dalam memperkuat sistem pembinaan olahraga nasional serta menyiapkan atlet menuju berbagai ajang internasional pada masa mendatang.

Ia menilai kejuaraan tersebut menjadi momentum penting bagi kebangkitan prestasi tinju Indonesia sekaligus membuka kesempatan atlet muda memperoleh pengalaman bertanding melawan petinju terbaik Asia.

Indonesia Turunkan 19 Petinju

Pada kejuaraan tersebut, Indonesia akan menurunkan 19 petinju terbaik yang telah menjalani pemusatan latihan nasional (Pelatnas) di HS Boxing Ciseeng, Bogor, Jawa Barat, sejak Maret 2026.

Pelatih tim tinju Indonesia Husni Ray mengatakan seluruh atlet berada dalam kondisi siap bertanding setelah menjalani program latihan intensif, termasuk training camp di Vietnam.

Menurut mantan juara PABA itu, kondisi fisik maupun berat badan seluruh atlet telah sesuai dengan kelas pertandingan masing-masing.

“Anak-anak siap tempur. Berat badan mereka sudah sesuai kelas karena setiap latih tanding selalu diawali dengan penimbangan,” ujarnya.

Husni menambahkan, PERBATI tidak memberikan target perolehan medali kepada para atlet.

BACA JUGA  Sunan Agung Menang KO atas Petinju Thailand

Fokus utama tim pelatih adalah mendorong seluruh petinju tampil maksimal, menunjukkan kemampuan terbaik, serta memperoleh pengalaman berharga menghadapi lawan-lawan berkualitas dari berbagai negara Asia.

“Kami tidak dibebani target medali. Yang terpenting para atlet mampu menampilkan performa terbaik di atas ring,” katanya.

Sebanyak 19 petinju Indonesia akan bertanding pada kategori U-19 dan U-23 putra maupun putri. Mereka diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus mengharumkan nama Indonesia di hadapan publik sendiri.

Kejuaraan Asian Boxing U19 & U23 Championship 2026 menjadi salah satu agenda internasional penting bagi PERBATI dalam memperkuat posisi Indonesia di peta olahraga tinju Asia.

Selain menjadi ajang pembinaan atlet muda, kompetisi tersebut juga diharapkan memperkuat kepercayaan federasi internasional terhadap Indonesia sebagai tuan rumah berbagai event olahraga dunia di masa mendatang. (09/AGF).