Audisi PB Djarum 2026 Perluas Pencarian Talenta ke Sumatra dan Sulawesi

Penyelenggaraan Audisi Umum PB Djarum 2025 yang diselenggarakan pada 8 hingga 12 September di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah. (Foto: ist).
Penyelenggaraan Audisi Umum PB Djarum 2025 yang diselenggarakan pada 8 hingga 12 September di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah. (Foto: ist).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — Bakti Olahraga Djarum Foundation kembali menggelar Audisi Umum PB Djarum 2026 sebagai upaya berkelanjutan mencari dan membina talenta muda bulutangkis Indonesia. Tahun ini, proses pencarian bibit atlet potensial diperluas ke luar Pulau Jawa dengan menyasar tiga kota, yakni Pekanbaru, Makassar, dan Kudus.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk memperluas jangkauan pencarian atlet muda berbakat dari berbagai daerah di Indonesia.

Audisi akan dimulai di Pekanbaru, Riau, pada 7–12 Juli 2026 di GOR Angkasa, Kecamatan Payung Sekaki. Selanjutnya seleksi berlangsung di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 4–9 Agustus 2026 di GOR Dafest, Kecamatan Biringkanaya. Sementara puncak audisi digelar di Kudus, Jawa Tengah, pada 8–13 September 2026 di GOR Djarum, Kecamatan Jati.

Audisi Umum PB Djarum 2026 akan diselenggarakan di tiga kota, yakni Pekanbaru pada 7–12 Juli, Makassar pada 4–9 Agustus, serta Kudus pada 8–13 September. (Foto: ist).
Audisi Umum PB Djarum 2026 akan diselenggarakan di tiga kota, yakni Pekanbaru pada 7–12 Juli, Makassar pada 4–9 Agustus, serta Kudus pada 8–13 September. (Foto: ist).

Menurut Yoppy, keputusan kembali menggelar audisi di beberapa kota merupakan respons atas tingginya permintaan masyarakat, klub daerah, hingga orang tua atlet agar proses seleksi tidak hanya terpusat di Kudus atau Pulau Jawa.

“Sejak 2022 hingga 2025 audisi memang dipusatkan di Kudus. Namun sebelumnya kami pernah hadir di banyak kota. Tahun ini kami kembali memperluas jangkauan ke Pekanbaru dan Makassar agar semakin banyak talenta dari Sumatra dan Sulawesi yang mendapat kesempatan,” ujar Yoppy dalam keterangannya, Selasa (6/5/2026).

BACA JUGA  Ada Dari Sorong-Papua Barat, 9 Atlet Penerima Beasiswa Audisi Bergabung di PB Djarum

Pada Audisi Umum PB Djarum 2026, peserta dibagi ke dalam tiga kelompok usia, yakni U-11 untuk kelahiran 2016–2018, KU 11 untuk kelahiran 2015, serta KU 12 untuk kelahiran 2014. Seleksi dibuka untuk kategori putra dan putri.

Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026, Sigit Budiarto menegaskan proses seleksi tetap dilakukan secara ketat dan kompetitif demi mendapatkan atlet dengan kualitas terbaik.

Menurut juara dunia 1997 tersebut, audisi rutin menjadi bagian penting dari regenerasi atlet bulutangkis nasional. PB Djarum ingin menemukan pemain yang bukan hanya memiliki teknik baik, tetapi juga mental juara dan karakter kuat.

“Kami mencari atlet yang punya kualitas teknik, karakter bermain unik, dan mental bertanding yang kuat. Kombinasi itu penting untuk mencetak atlet berkelas dunia,” kata Sigit.

Tim pencari bakat tahun ini diperkuat sejumlah pelatih dan legenda bulutangkis Indonesia. Salah satunya adalah Hendrawan yang kini menjabat Technical Advisor Men’s & Women’s Singles PB Djarum. Keterlibatannya dalam audisi menjadi yang pertama sejak resmi bergabung pada tahun lalu.

Legenda bulutangkis Indonesia menjadi Tim Pencari Bakat turut memantau potensi para peserta pada penyelenggaraan Audisi Umum PB Djarum 2025. (Foto: ist).
Legenda bulutangkis Indonesia menjadi Tim Pencari Bakat turut memantau potensi para peserta pada penyelenggaraan Audisi Umum PB Djarum 2025. (Foto: ist).

Hendrawan menyambut positif perluasan wilayah audisi karena membuka peluang lebih besar bagi atlet muda di daerah yang sebelumnya kesulitan menjangkau Kudus.

“Audisi ini menjadi cara untuk menjemput bakat sejak usia dini. Dengan hadir di tiga kota, kesempatan pemain daerah tentu semakin besar,” ujarnya.

BACA JUGA  KONI Pusat dan FKONITA Perkuat Pembinaan Olahraga Nasional

Ia menjelaskan penilaian atlet putri kini juga mempertimbangkan perkembangan pola permainan modern, terutama setelah adanya rencana penerapan sistem skor baru oleh Federasi Bulutangkis Dunia atau BWF mulai Januari 2027.

Dalam format baru tersebut, pertandingan akan menggunakan sistem 15 poin x 3 game. Menurut Hendrawan, perubahan itu membuat aspek teknik, footwork, kontrol lapangan, dan kecepatan permainan menjadi semakin penting.

Selain Hendrawan, Koordinator Atlet Putra PB Djarum, Leonard Holvy de Pauw juga menekankan pentingnya kombinasi kemampuan teknik dan kecerdasan bermain dalam proses seleksi.

Ia menyebut PB Djarum mencari atlet yang memiliki dasar pukulan kuat, agresif, serta daya tahan tinggi. Namun faktor utama tetap pada kemampuan membaca permainan dan fighting spirit.

“Kami ingin pemain yang smart, agresif, dan punya daya juang tinggi. Karakter pemain dari Sumatra dan Sulawesi yang dikenal kuat secara fisik juga menjadi potensi besar untuk dikembangkan,” jelas Holvy.

Sementara itu, lulusan Audisi Umum PB Djarum 2018 Pekanbaru, Jolin Angelia mengajak para calon peserta memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal.

Atlet yang kini resmi bergabung dengan Pelatnas PBSI itu menilai audisi bukan sekadar seleksi, tetapi juga ajang pembuktian kemampuan bagi atlet muda.

“Persiapkan diri sebaik mungkin dan jangan mudah menyerah. Kalau belum berhasil, tetap latihan dan percaya pada kemampuan diri sendiri,” ujar Jolin.

BACA JUGA  Indonesia Masters 2026 Digelar di Istora Januari Mendatang

Rangkaian Audisi Umum PB Djarum 2026 akan diawali dengan tahap screening menggunakan sistem gugur. Pertandingan dimainkan satu game hingga 21 poin tanpa deuce dengan perpindahan lapangan saat poin ke-11.

Peserta yang lolos akan melaju ke tahap turnamen dengan sistem gugur. Untuk pelaksanaan di Pekanbaru dan Makassar, Super Tiket diberikan kepada juara putra dan putri.

Sedangkan di Kudus, Super Tiket kategori putra diberikan kepada semifinalis dan kategori putri kepada finalis.

Seluruh peraih Super Tiket kemudian mengikuti tahap karantina yang berlangsung pada 14 September hingga 9 Oktober 2026. Tahap ini disertai dua fase eliminasi sebelum pengumuman akhir pada 10 Oktober 2026.

Peserta yang lolos tahap akhir akan menerima Djarum Beasiswa Bulutangkis sekaligus bergabung bersama PB Djarum.

Pendaftaran Audisi Umum PB Djarum 2026 telah dibuka secara daring sejak 6 April hingga 1 September 2026 melalui laman resmi PB Djarum. (09/AGF).