Putri Garut Lolos Semifinal HSL All-Stars U-18

Putri Garut (celana biru) memastikan tiket ke semifinal U-18 Hydroplus Soccer League (HSL) All-Stars 2025/2026 setelah mengalahkan Putri Batang 3-0 di Supersoccer Arena, Kudus. (Foto: ist/SP)

KUDUS, SUDUTPANDANG.ID — Tim Putri Garut memastikan tiket ke babak semifinal U-18 Hydroplus Soccer League (HSL) All-Stars 2025/2026 setelah menundukkan Putri Batang dengan skor meyakinkan 3-0 pada laga terakhir Grup A di Supersoccer Arena, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Kamis (9/7/2026).

Kemenangan tersebut memastikan Putri Garut finis sebagai runner-up Grup A sekaligus mengamankan satu tempat di empat besar. Hasil itu juga menjadi penutup manis setelah tim asal Jawa Barat tersebut mengoleksi dua poin dari dua pertandingan sebelumnya dan membutuhkan kemenangan pada laga terakhir untuk menjaga peluang lolos ke fase gugur.

Pelatih Kepala Putri Garut, Depi Kuspriansyah, mengapresiasi penampilan para pemain yang mampu menjalankan strategi sesuai dengan rencana tim pelatih sepanjang pertandingan.

Menurut Depi, disiplin menjalankan instruksi menjadi faktor utama yang membawa timnya meraih tiga poin penting sekaligus memastikan langkah ke semifinal.

“Anak-anak bertanding dengan maksimal sesuai gameplan yang sudah kami siapkan. Mereka mampu menjalankan instruksi dengan baik sehingga hasil yang kami inginkan bisa tercapai,” ujar Depi dalam konferensi pers usai pertandingan.

Ia menjelaskan sejak awal turnamen tim pelatih telah menyusun strategi yang realistis mengingat persaingan di Grup A berlangsung ketat dengan kualitas peserta yang relatif merata.

BACA JUGA  Tiara Optimis Bawa JEP ke Final Four

Pada pertandingan pembuka, Putri Garut harus menghadapi lawan yang memiliki kekuatan seimbang sehingga pendekatan yang diterapkan lebih berorientasi pada pengumpulan poin secara bertahap.

Strategi tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah tim mampu menjaga peluang hingga laga terakhir sebelum memastikan kemenangan atas Putri Batang.

Depi menambahkan, keberhasilan lolos ke semifinal tidak membuat tim berpuas diri. Sebaliknya, seluruh jajaran pelatih akan segera melakukan evaluasi menyeluruh untuk menghadapi tantangan yang lebih berat di babak empat besar.

Menurutnya, analisis pertandingan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan tim menghadapi calon lawan berikutnya.

“Kami akan mengevaluasi seluruh pertandingan yang sudah dijalani. Analisis permainan dan pemanfaatan teknologi akan menjadi bagian dari persiapan agar performa tim semakin meningkat di semifinal,” katanya.

Ia menegaskan bahwa filosofi permainan tim tidak selalu mengutamakan permainan atraktif, melainkan efektivitas dalam memanfaatkan setiap peluang untuk meraih kemenangan.

Pendekatan tersebut dinilai mampu menjaga konsistensi permainan sekaligus memberikan hasil maksimal sepanjang fase penyisihan grup.

Pada pertandingan melawan Putri Batang, kemenangan Putri Garut tidak lepas dari penampilan impresif penyerang Irna.

Pemain kelahiran Bandung, Jawa Barat, itu tampil sebagai bintang lapangan setelah mencetak dua gol yang membawa timnya unggul dan mengendalikan jalannya pertandingan.

BACA JUGA  Drama & Dominasi di MilkLife Soccer Challenge Seri 2 2025-2026

Irna mengaku hanya berusaha menjalankan instruksi pelatih yang memintanya tampil lebih agresif saat menyerang pertahanan lawan.

“Saya memang diinstruksikan pelatih untuk bermain lebih ngotot di lini depan. Alhamdulillah bisa mencetak dua gol dan membantu tim meraih kemenangan,” ujar Irna.

Tambahan dua gol tersebut menjadi modal kepercayaan diri bagi Irna menjelang babak semifinal yang diprediksi berlangsung lebih kompetitif.

Dengan kemenangan 3-0 atas Putri Batang, Putri Garut resmi menutup fase Grup A di posisi kedua klasemen dan berhak melangkah ke semifinal.

Pada babak empat besar yang dijadwalkan berlangsung Sabtu (11/7/2026), Putri Garut akan menghadapi juara Grup B. Identitas lawan baru akan dipastikan setelah seluruh pertandingan Grup B berakhir pada Jumat (10/7/2026).

Tim pelatih berharap para pemain dapat menjaga kondisi fisik dan fokus selama masa persiapan sehingga mampu tampil maksimal pada pertandingan penentuan menuju final.

Sementara itu, Hydroplus Soccer League (HSL) All-Stars 2025/2026 diikuti 16 tim sepak bola putri yang terbagi dalam dua kelompok usia, yakni delapan tim kategori U-15 dan delapan tim kategori U-18.

BACA JUGA  MLSC Umumkan Skuad SingaCup 2026

Turnamen berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada 5 hingga 12 Juli 2026.

Ajang tersebut merupakan hasil kolaborasi Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama Hydroplus sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan sepak bola putri Indonesia sejak usia dini.

Melalui kompetisi ini, para pemain muda memperoleh kesempatan menambah jam terbang, meningkatkan kualitas permainan, serta menunjukkan potensi di tingkat nasional.

Penyelenggara berharap HSL All-Stars menjadi fondasi pembinaan yang berkelanjutan sehingga mampu melahirkan lebih banyak talenta muda yang dapat memperkuat tim nasional sepak bola putri Indonesia di masa depan.

Keberhasilan Putri Garut menembus semifinal menjadi bukti bahwa kompetisi usia muda mampu menghadirkan persaingan yang sehat sekaligus menjadi wadah bagi para pemain untuk berkembang melalui pengalaman bertanding di level nasional. (09/AGF).