TANGERANG, SUDUTPANDANG.ID – Bupati Tangerang Banten, Moch Maesyal Rasyid menyatakan kritik dari masyarakat dan pihak lainnya akan menjadi bahan pertimbangan untuk memutuskan berbagai langkah perbaikan yang akan diambil nantinya.
Maesyal mengatakan hal tersebut ketika menjalani program Jumat keliling (Jumling) di Kecamatan Teluknaga, di Masjid Baitul Makmur Kampung Besar Kecamatan Teluknaga, Jum’at (1/5/2026).
Sedangkan Jumling merupakan sarana mempererat silahturahmi dan menghimpun langsung berbagai saran, usulan dan informasi masyarakat terkait dengan pelayanan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
Dia bilang, hadir di sini dengan para tokoh agama dan masyarakat, para kyai dalam suasana yang lebih terbuka tanpa batasan, bahkan mendengarkan aspirasi yang disampaikan untuk dibahas dengan pihak kepentingan lainnya.
“InsyaAllah apa yang disampaikan tadi nanti bisa cepat kita kabulkan, sekiranya perlu waktu dan pembahasan lebih lanjut, kami mohon juga masyarakat bisa bersabar, menunggu giliran,” tegas Bupati Tangerang.
Namun pihaknya mengapresiasi masyarakat Kampung Besar atas sinergi dan kolaborasi dalam pembangunan, salah satunya memajukan dan memakmurkan Masjid Baitul Makmur.
Menurut dia bahwa lahan masjid yang semula hanya sekitar 500 meter persegi pada tahun 2017, kini telah berkembang menjadi 1.300 meter persegi.
Hal ini membuktikan masyarakat Kampung Besar peduli terhadap pembangunan daerah, khususnya di bidang keagamaan, terus memakmurkan masjid yang saat ini juga masih terus berproses agar lebih baik dan nyaman.
Setelah selesai tahap pembagunan masjid,maka dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, pelestarian dan pengembangan seni budaya serta kegiatan sosial lainnya. (WAR/04)










