TANGERANG, SUDUTPANDANG.ID – Pemerintah Kabupaten Tangerang menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor kesehatan. Pada tahun anggaran 2026, Pemkab Tangerang mengalokasikan dana sebesar Rp359 miliar dari APBD untuk mendukung program BPJS Kesehatan.
Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, menyampaikan bahwa alokasi tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah agar masyarakat tetap sehat dan produktif dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Bahkan sekitar Rp 88 miliar untuk BPJS Ketenagakerjaan,” kata Bupati Tangerang saat meresmikan Kantor BPJS Kesehatan Cabang Tigaraksa di Cikupa, Rabu (22/4/2026).
Ia juga mengapresiasi kehadiran gedung baru BPJS Kesehatan yang dinilai lebih representatif. Menurutnya, fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, terutama di tengah pertumbuhan jumlah penduduk Kabupaten Tangerang yang kini mencapai sekitar 3,5 juta jiwa.
“Dengan jumlah penduduk yang cukup besar tersebut, maka kebutuhan pelayanan kesehatan yang optimal menjadi semakin penting dan mendasar,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kesehatan masyarakat merupakan fondasi utama dalam mendorong kemajuan daerah. Dengan kondisi masyarakat yang sehat, aktivitas ekonomi dan sosial dapat berjalan dengan baik sehingga berdampak pada peningkatan pembangunan daerah.
Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menyebut bahwa kantor cabang Tigaraksa menjadi kantor pertama yang diresmikan pada tahun 2026 dari total target tiga kantor cabang baru.
Ia menjelaskan bahwa saat ini BPJS Kesehatan telah memiliki 126 kantor cabang di seluruh Indonesia, dengan lima kantor lainnya yang masih dalam proses penyelesaian. Kehadiran kantor baru ini diharapkan semakin mempermudah akses layanan bagi masyarakat Kabupaten Tangerang.
Prihati juga mengapresiasi dukungan penuh dari Pemkab Tangerang beserta seluruh pemangku kepentingan dalam menyukseskan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.(WAR/04)










