PASURUAN-JATIM|SUDUTPANDANG.ID – Dalam upaya mendukung percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) Musim Tanam (MT) 2026, Danramil 0819/25 Gadingrejo Kapten Inf Kariono menghadiri Gerakan Tanam LTT yang digagas Dinas Pertanian Kota Pasuruan. Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan produksi pangan sekaligus menjaga ketahanan pangan di wilayah.
Gerakan tanam tersebut berlangsung di area persawahan Kelurahan Bugul Lor, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (30/6/2026).
Program LTT menjadi salah satu program prioritas pemerintah melalui Kementerian Pertanian dalam upaya meningkatkan produksi pertanian guna mewujudkan ketahanan pangan nasional menuju swasembada pangan.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pertanian Kota Pasuruan Mualif beserta jajaran, Danramil 0819/25 Gadingrejo Kapten Inf Kariono, perwakilan Balai Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Ruminansia Besar, penyuluh pertanian lapangan (PPL) se-Kota Pasuruan, serta petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kelurahan Bugul Lor.
Penanaman padi secara serentak ini bertujuan mengajak petani segera memulai musim tanam agar produktivitas padi meningkat.
Selain itu, pola tanam serentak diharapkan dapat memutus siklus hama dan penyakit tanaman, meningkatkan efisiensi pengelolaan irigasi, menyeragamkan waktu panen, menekan kehilangan hasil, serta membantu menjaga stabilitas harga beras.
Dalam kesempatan tersebut, Kapten Inf Kariono menegaskan bahwa keterlibatan TNI, khususnya melalui Babinsa, merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah di sektor pertanian. Pendampingan kepada petani juga terus dilakukan agar proses tanam berjalan optimal dan tepat waktu.
“Melalui kegiatan ini diharapkan semangat para petani semakin meningkat dalam mengoptimalkan produktivitas pertanian serta mempercepat masa tanam demi tercapainya target Luas Tambah Tanam Musim Tanam 2026,” ujarnya.(ACZ)


