Dansatgas TMMD 129 Paparkan Progres hingga Penutupan

Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi memaparkan progres pelaksanaan TMMD sejak pembukaan pada 15 Juli hingga menjelang penutupan di Desa Ledok Tempuro, Kecamatan Randuagung, Lumajang. (Foto: istimewa).

LUMAJANG, JATIM, SUDUTPANDANG.ID – Dansatgas TMMD ke-129 Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., menyampaikan progres pelaksanaan TMMD ke-129 Kodim 0821/Lumajang yang dilaksanakan di Desa Ledok Tempuro, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang.

Pelaksanaan TMMD diawali dengan tahap persiapan hingga pembukaan pada 15 Juli 2026.

Sejak awal kegiatan, personel Satgas bersama masyarakat langsung bergerak mengerjakan berbagai sasaran fisik dan nonfisik yang telah ditetapkan.

“Pelaksanaan TMMD ke-129 ini kita mulai dari tahap persiapan, kemudian pembukaan pada 15 Juli 2026. Sejak awal, seluruh personel Satgas bersama masyarakat langsung bergerak melaksanakan berbagai sasaran yang telah ditentukan,” jelas Letkol Arh Anton Subhandi.

Pada sasaran fisik, Satgas melaksanakan pembangunan rabat beton, drainase dan gorong-gorong, serta pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

BACA JUGA  Normalisasi Saluran Irigasi TMMD ke-129 Dipercepat, Dukung Kelancaran Aliran Air

Seluruh pekerjaan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan masyarakat sehingga proses pembangunan dapat berjalan secara optimal.

Selain pembangunan fisik, berbagai kegiatan nonfisik juga dilaksanakan, di antaranya sosialisasi dan edukasi, pelayanan kesehatan, kegiatan keagamaan, pemberdayaan masyarakat, serta kegiatan sosial lainnya.

Rangkaian kegiatan tersebut diarahkan untuk memberikan manfaat langsung sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Alhamdulillah, sampai menjelang penutupan seluruh sasaran TMMD dapat kita selesaikan sesuai target. Capaian ini tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah, TNI-Polri, seluruh personel Satgas, dan terutama partisipasi masyarakat Desa Ledok Tempuro,” ungkap Dansatgas.

Dengan selesainya berbagai sasaran TMMD, Dansatgas berharap hasil pembangunan dapat terus dirawat dan dimanfaatkan masyarakat.

Ia juga menekankan bahwa berakhirnya TMMD bukan berarti berakhirnya semangat gotong royong dan pembangunan desa.

BACA JUGA  Perkuat Semangat Gotong Royong, Kapten Czi Joko Susilo Turun Langsung Angkut Semen

“Kami berharap hasil pembangunan yang telah dilaksanakan dapat terus dijaga dan dimanfaatkan. TMMD memang selesai, tetapi semangat gotong royong dan pembangunan desa harus terus dilanjutkan,” tegasnya. (ACZ)