ASAHAN, SUDUTPANDANG.ID – Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskopdagin) Kabupaten Asahan memastikan kesiapan mengikuti Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) Ke-50 Tahun 2026 sebagai ajang promosi produk unggulan daerah.
Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Asahan dalam memperluas pasar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta memperkenalkan potensi industri kreatif ke tingkat provinsi.
Kesiapan itu disampaikan dalam Rapat Final Persiapan PRSU Ke-50 yang dipimpin langsung oleh Bupati Asahan di Aula Mawar Kantor Bupati Asahan. Dalam rapat tersebut, Diskopdagin menjadi salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) yang berperan penting dalam mempersiapkan materi pameran sekaligus menampilkan produk-produk unggulan Kabupaten Asahan.
Keikutsertaan Kabupaten Asahan pada PRSU tahun ini diharapkan mampu menjadi momentum memperkenalkan potensi ekonomi daerah kepada masyarakat luas, sekaligus membuka peluang kerja sama bisnis dengan pelaku usaha dari berbagai daerah.
Diskopdagin Asahan telah melakukan seleksi terhadap sejumlah produk unggulan UMKM dan industri kecil menengah yang akan dipamerkan di Paviliun Kabupaten Asahan selama pelaksanaan PRSU.
Berbagai produk lokal yang telah dikenal masyarakat akan menjadi daya tarik utama dalam pameran tersebut. Di antaranya Sepatu Bunut yang terkenal dengan kualitas produk berbahan kulit, Songket Silau Laut sebagai warisan wastra khas Asahan, tas rajut hasil karya pelaku UMKM lokal, hingga aneka kerajinan kreatif seperti sapu lidi hias.
Produk-produk tersebut dipilih karena dinilai memiliki kualitas, nilai ekonomi, serta daya saing yang mampu bersaing dengan produk dari daerah lain di Sumatera Utara.
Melalui ajang PRSU Ke-50, Diskopdagin berharap produk-produk lokal Kabupaten Asahan semakin dikenal masyarakat sekaligus memperoleh akses pasar yang lebih luas.
Selain menjadi sarana promosi, pameran ini juga diharapkan mampu meningkatkan nilai penjualan produk UMKM serta memperluas jaringan pemasaran hingga ke luar daerah.
Diskopdagin menilai PRSU merupakan salah satu agenda strategis yang mempertemukan pelaku usaha, investor, pemerintah, dan masyarakat dalam satu kegiatan promosi ekonomi terbesar di Sumatera Utara.
Karena itu, persiapan dilakukan secara maksimal agar seluruh produk yang dipamerkan mampu memberikan kesan positif kepada para pengunjung.
Tidak hanya menyiapkan produk unggulan, Diskopdagin Asahan juga terlibat aktif dalam penataan Paviliun Kabupaten Asahan agar tampil lebih menarik, representatif, dan nyaman bagi pengunjung.
Penataan difokuskan pada penyediaan rak-rak display produk yang modern, pengaturan tata ruang yang rapi, serta dekorasi interior yang mampu memperkuat identitas Kabupaten Asahan.
Konsep tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya tarik paviliun sehingga pengunjung memiliki pengalaman yang lebih nyaman saat melihat berbagai produk unggulan daerah.
Selain menjadi tempat promosi, paviliun juga dipersiapkan sebagai ruang interaksi antara pelaku UMKM dengan calon pembeli maupun investor yang ingin menjalin kerja sama bisnis.
Dengan demikian, keberadaan Paviliun Kabupaten Asahan tidak hanya menjadi etalase produk daerah, tetapi juga menjadi media untuk memperluas peluang investasi dan perdagangan.
Pelaksanaan PRSU Ke-50 dijadwalkan berlangsung mulai 3 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Kota Medan. Selama penyelenggaraan pameran tersebut, Kabupaten Asahan akan menampilkan berbagai potensi daerah, baik di sektor ekonomi kreatif, perdagangan, maupun industri kecil menengah.
Diskopdagin optimistis keikutsertaan pada PRSU mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan promosi produk lokal.
Pemerintah Kabupaten Asahan juga berharap pelaku UMKM dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan kualitas produk sekaligus meningkatkan daya saing di pasar yang lebih luas.
Pada tahap akhir persiapan, Diskopdagin menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan seluruh OPD agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana.
Koordinasi lintas sektor terus dilakukan guna memastikan seluruh produk yang dipamerkan telah memenuhi standar kualitas, memiliki kemasan yang menarik, serta siap dipasarkan selama pelaksanaan PRSU.
Langkah tersebut sejalan dengan arahan Bupati Asahan yang meminta seluruh perangkat daerah memberikan dukungan maksimal demi menjaga citra Kabupaten Asahan selama mengikuti pameran tingkat provinsi tersebut.
Melalui ajang PRSU Ke-50, Pemerintah Kabupaten Asahan berharap produk-produk UMKM mampu naik kelas, memperluas pasar, meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat, serta memperkuat identitas daerah melalui produk-produk lokal yang berkualitas.
Keikutsertaan Diskopdagin Asahan pada PRSU 2026 juga diharapkan menjadi motivasi bagi para pelaku UMKM untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas produk, memperbaiki kemasan, serta memperluas jaringan pemasaran sehingga mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Dengan persiapan yang semakin matang, Kabupaten Asahan optimistis mampu menampilkan potensi terbaiknya pada PRSU Ke-50 sekaligus membuktikan bahwa produk-produk UMKM daerah memiliki kualitas, kreativitas, dan daya saing yang mampu menjadi kebanggaan Sumatera Utara. (MA/09)







