DLH Kota Bekasi Gelar Rakor Penanganan TPS Liar di Pasar Kranji

Tps liar
DLH Kota Bekasi Gelar Rakor Penanganan TPS Liar di Pasar Kranji (Foto: SP)

KOTA BEKASI, SUDUTPANDANG.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi menggelar rapat koordinasi dengan pengelola Pasar Kranji, PT ABB, untuk membahas penanganan TPS liar yang menjadi sumber keluhan warga. Pertemuan tersebut digelar pada Senin (4/11/2025) di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung Teknis Bersama (GTB) Kecamatan Rawalumbu.

Rapat ini merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat melalui media sosial Wali Kota Bekasi pada 1 November 2025, yang menyoroti tumpukan sampah di area Pasar Kranji hingga mengganggu akses jalan dan aktivitas harian warga.

Dalam pembahasan, DLH Kota Bekasi mengungkapkan bahwa TPS liar muncul akibat keterbatasan kapasitas TPS, kurangnya petugas kebersihan, serta ketiadaan alat monitoring yang memadai di kawasan pasar.

BACA JUGA  Tri Adhianto Buka Musda LDII Kota Bekasi ke-VI

Kepala DLH Kota Bekasi, Kiswatiningsih, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya penanganan, termasuk pengangkutan sampah harian menggunakan tiga armada, serta pelaksanaan pembersihan berskala besar tiga kali dalam enam bulan terakhir—pada 12 Oktober, 19 Oktober, dan 2 November 2025.

“Kami tetap berusaha memberikan layanan terbaik meski TPA Sumur Batu masih dalam proses perapihan. Kami berharap semua pihak menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya,” ujarnya.

Untuk menyelesaikan persoalan di lapangan, DLH Kota Bekasi bersama PT ABB menyepakati sejumlah langkah strategis:

  • Penutupan tumpukan sampah liar

PT ABB akan menutup area TPS liar sekaligus menempatkan petugas khusus guna mencegah pembuangan sampah dari pihak luar.

  • Pemasangan CCTV

CCTV akan dipasang pada titik rawan untuk memantau aktivitas pembuangan dan mengidentifikasi oknum pembuang sampah sembarangan.

  • Pembangunan TPS baru

TPS baru dengan kapasitas memadai akan dibangun untuk menampung volume sampah Pasar Kranji selama satu minggu operasional penuh.

  • Pembersihan total area dalam tiga hari

DLH Kota Bekasi akan melakukan pembersihan menyeluruh di area TPS liar dalam waktu tiga hari setelah rapat.

BACA JUGA  Tri Adhianto Resmikan Mesin PSD Untuk Mengurangi Volume Sampah di TPST

DLH Kota Bekasi menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pengelolaan sampah di seluruh wilayah, termasuk kawasan pasar yang memiliki volume sampah besar. Masyarakat juga diimbau aktif menjaga kebersihan lingkungan dan segera melapor jika menemukan aktivitas pembuangan sampah liar.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, pengelola pasar, dan masyarakat, diharapkan penanganan sampah di Pasar Kranji ke depan menjadi lebih tertib dan berkelanjutan.(PR/04)