Hangatnya Kebersamaan Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0820/Probolinggo dan Warga Desa Brabe di Sela Pengerjaan Fisik

Hangatnya Kebersamaan Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0820/Probolinggo dan Warga Desa Brabe di Sela Pengerjaan Fisik
Satgas TMMD ke-128 Kodim 0820/Probolinggo saat melaksanakan komsos di rumah Bapak Handoko, warga Dusun Klagin RT 20 RW 07 Desa Brabe (Foto: Istimewa)

PROBOLINGGO-JATIM|SUDUTPANDANG.ID – Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0820/Probolinggo memanfaatkan sela pengerjaan fisik dengan menggelar komunikasi sosial (komsos) bersama warga di Dusun Klagin RT 20 RW 07, Desa Brabe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan komsos tersebut berlangsung di rumah Handoko, salah seorang warga setempat, sebagai bagian dari pendekatan nonfisik untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Dalam kegiatan itu, personel Satgas berdialog langsung dengan warga guna mendengarkan aspirasi, masukan, serta harapan masyarakat terkait pelaksanaan program TMMD di desa tersebut.

Serka Fatoorrosi dari Lanud Abdulrachman Saleh yang tergabung dalam Satgas TMMD Ke-128 memimpin kegiatan komunikasi sosial tersebut.

Menurutnya, komsos menjadi salah satu upaya untuk menjaga kedekatan dan memperkuat silaturahmi antara personel TNI dan warga selama pelaksanaan program berlangsung.

BACA JUGA  Dewi Persik Siap Laporkan Akun Medsos Soal Usir Irish Bella

Melalui kegiatan itu, Satgas TMMD ingin memastikan program tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Handoko mengaku menyambut baik kehadiran personel Satgas di rumahnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas keterbukaan anggota TNI dalam berinteraksi dan berdiskusi dengan masyarakat.

Kegiatan komsos rutin dilakukan Satgas TMMD di sejumlah titik selama program berlangsung guna memperkuat koordinasi dan memastikan masyarakat ikut terlibat dalam setiap tahapan pembangunan.

Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0820/Probolinggo berharap hubungan baik yang terjalin dengan warga dapat mendukung kelancaran pelaksanaan program di lapangan.

Melalui pendekatan humanis tersebut, semangat gotong royong masyarakat diharapkan terus tumbuh selama pembangunan berlangsung.(ACZ)