LOMBAR-NTB|SUDUTPANDANG.ID – Inspektorat Kabupaten Lombok Barat mengakselerasi peningkatan kapasitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) melalui program Kajian Umum Inspektorat untuk Tingkatkan APIP (JUMAT KITA) yang dirancang sebagai wadah pembelajaran internal bagi jajaran pengawasan.
Kegiatan perdana JUMAT KITA digelar pada Jumat (9/1/2026) di Aula Inspektorat Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan tersebut diikuti oleh Inspektur Lombok Barat Suparlan, Sekretaris Inspektorat Arief Rachman, para Inspektur Pembantu (Irban), Pengendali Teknis (Dalnis), kepala subbagian, serta seluruh pejabat fungsional di lingkungan Inspektorat Kabupaten Lombok Barat.
Inspektur Kabupaten Lombok Barat, Suparlan menjelaskan, JUMAT KITA merupakan inisiatif internal Inspektorat sebagai bentuk penguatan kapasitas dari dalam organisasi (internal capacity building). Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi, pengetahuan, dan pemahaman teknis APIP agar mampu menjalankan fungsi pengawasan secara profesional, berkualitas, dan berintegritas.
“Melalui JUMAT KITA, kami ingin membangun budaya belajar berkelanjutan di lingkungan Inspektorat. Forum ini menjadi ruang berbagi pengetahuan, pengalaman, sekaligus pembaruan regulasi antar-APIP,” ujar Suparlan dalam keterangannya.
Ia menambahkan, kegiatan ini direncanakan berlangsung secara rutin setiap Jumat siang. Narasumber akan berasal dari masing-masing Irban, sehingga potensi dan keahlian internal dapat dimanfaatkan secara optimal.
Pada pelaksanaan perdana, materi kajian difokuskan pada isu gratifikasi. Pembahasan meliputi pengertian, bentuk-bentuk gratifikasi, risiko hukum, serta peran strategis APIP dalam pencegahan dan pengendalian gratifikasi di lingkungan pemerintah daerah.
Materi disampaikan oleh Tim Irban 5 yang terdiri atas Irban 5 Budy Johan Rini, Pengendali Teknis Irban 4 Mega Erna Ismawati, serta Pejabat Fungsional Irban 5 I Made Gilang Sukma Nugraha.
Melalui penyelenggaraan JUMAT KITA, Inspektorat Kabupaten Lombok Barat berharap kualitas APIP semakin meningkat dan sejalan dengan komitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berintegritas.(Ilham/01)









