JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) Jaya yang baru, Letkol Arh Noor Iskak, memulai tugasnya dengan menjalin silaturahmi bersama para insan media di wilayah Jakarta, Rabu.
Pertemuan tersebut menjadi momentum awal untuk memperkuat kolaborasi antara Kodam Jaya dan media massa dalam mendukung penyebaran informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban itu menjadi ajang perkenalan perdana Letkol Arh Noor Iskak dengan para jurnalis yang selama ini menjadi mitra strategis Kodam Jaya. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya hubungan yang harmonis antara institusi TNI dan media, terutama di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin cepat.
Menurut Noor Iskak, Jakarta sebagai ibu kota negara memiliki dinamika yang sangat tinggi. Berbagai peristiwa dapat terjadi dalam waktu singkat dan menjadi konsumsi publik dalam hitungan detik melalui berbagai platform digital. Kondisi tersebut menuntut semua pihak untuk lebih cermat dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi dan internet telah mengubah pola penyebaran informasi secara drastis. Saat ini hampir seluruh lapisan masyarakat dapat mengakses informasi dengan mudah melalui telepon pintar maupun media sosial. Di satu sisi, kemajuan tersebut memberikan manfaat besar dalam mempercepat arus komunikasi. Namun di sisi lain, muncul tantangan berupa maraknya informasi yang belum terverifikasi atau hoaks.
“Di era digital saat ini, hampir semua orang dapat mengakses internet dengan mudah. Karena itu kecepatan dan ketepatan informasi menjadi sangat penting agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dan tidak menimbulkan kesalahpahaman,” ujar Noor Iskak.
Ia menilai media memiliki peran penting sebagai salah satu pilar penyebaran informasi yang kredibel. Oleh karena itu, kerja sama yang baik antara media dan institusi pemerintah, termasuk TNI, perlu terus diperkuat untuk memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada publik memiliki dasar fakta yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam pertemuan tersebut, Noor Iskak juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap penyebaran berita bohong yang berpotensi memicu keresahan di tengah masyarakat. Menurutnya, informasi yang tidak melalui proses verifikasi dapat berkembang menjadi isu yang menyesatkan dan menimbulkan kegaduhan publik.
Karena itu, ia berharap insan pers dapat terus menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional dengan mengedepankan prinsip akurasi, verifikasi, dan keberimbangan dalam setiap pemberitaan.
“Kami tidak ingin ada informasi yang menyesatkan masyarakat. Yang terpenting adalah bagaimana informasi yang disampaikan sesuai dengan fakta dan dapat memberikan pemahaman yang benar kepada publik,” katanya.
Noor Iskak menegaskan bahwa Kodam Jaya tetap menghormati independensi media dalam menjalankan tugas jurnalistiknya. Menurut dia, sinergi yang dibangun bukan untuk mengarahkan isi pemberitaan, melainkan untuk memastikan informasi yang beredar di masyarakat tidak bertentangan dengan fakta yang sebenarnya.
Selain membahas pentingnya literasi informasi dan penanggulangan hoaks, pertemuan tersebut juga menyinggung berbagai bentuk kolaborasi yang selama ini telah berjalan baik antara Kodam Jaya dengan Polda Metro Jaya. Sinergi kedua institusi dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Menurut Noor Iskak, koordinasi yang baik antara TNI dan Polri telah terbukti efektif dalam mendukung pengamanan berbagai agenda strategis, mulai dari kegiatan masyarakat, aksi penyampaian pendapat di muka umum, hingga pelaksanaan kebijakan pemerintah yang membutuhkan dukungan pengamanan.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan pengamanan berbagai kegiatan tidak terlepas dari dukungan informasi yang cepat dan akurat. Dalam konteks tersebut, media juga memiliki kontribusi besar karena menjadi jembatan informasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.
Lebih lanjut, Kapendam Jaya yang baru itu menyampaikan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi dengan para jurnalis. Ia berharap hubungan yang telah terjalin baik selama ini dapat semakin ditingkatkan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan media secara aktif.
Menurutnya, pertemuan yang digelar kali ini merupakan langkah awal untuk membangun kedekatan dan saling mengenal antara jajaran Penerangan Kodam Jaya dengan insan media. Ke depan, berbagai agenda yang lebih interaktif dan partisipatif akan disiapkan guna memperkuat kerja sama dan komunikasi yang konstruktif.
“Kegiatan ini menjadi awal yang baik untuk mempererat hubungan antara Kodam Jaya dan rekan-rekan media. Kami berharap ke depan akan ada lebih banyak kegiatan bersama yang bermanfaat dan mampu memperkuat sinergi dalam menjaga situasi yang kondusif,” ujarnya.
Melalui kolaborasi yang erat antara TNI, Polri, dan media, Noor Iskak optimistis stabilitas keamanan dan ketertiban di Jakarta dapat terus terjaga. Ia menilai informasi yang akurat dan bertanggung jawab menjadi salah satu kunci penting dalam menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif bagi masyarakat.
Silaturahmi perdana tersebut sekaligus menandai komitmen Kapendam Jaya yang baru untuk membangun komunikasi terbuka dengan insan pers sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang edukatif, faktual, dan bermanfaat bagi publik. (EGI/09)










