Kebakaran Pabrik Sandal di Kota Tangerang Belum Padam hingga Senin Pagi

Avatar photo
Kebakaran Pabrik Sandal di Kota Tangerang Belum Padam hingga Senin Pagi
Kebakaran pabrik sandal PT Murni Karetindo Lestari (King Stone) di Jalan KH Agus Salim, Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu (21/6/2026). (Foto: A. Sutisna/Sudutpandang.id)

TANGERANG, SUDUTPANDANG.ID Kebakaran yang melanda pabrik sandal PT Murni Karetindo Lestari (King Stone) di Jalan KH Agus Salim, Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, belum berhasil dipadamkan hingga Senin (22/6/2026) pagi. Petugas pemadam kebakaran masih berjibaku mengendalikan kobaran api yang telah berlangsung selama sekitar sepuluh jam.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Andia Suherlandia, mengatakan, proses pemadaman masih terus dilakukan karena api belum sepenuhnya dapat dikuasai.

Kebakaran dilaporkan terjadi pada Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 22.31 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD Kota Tangerang mengerahkan 95 personel dan 19 unit armada pemadam kebakaran untuk menangani insiden yang melanda pabrik sandal berbahan baku karet tersebut.

Menurut Andia, petugas menghadapi kendala karena saat tiba di lokasi kobaran api sudah membesar dan merambat ke sejumlah bangunan di area pabrik.

BACA JUGA  Inara Rusli Bahas Kemungkinan Rujuk dengan Virgoun

Selain itu, terdapat tiga area yang terbakar dan di dalamnya tersimpan produk jadi, bahan baku karet, serta berbagai cairan kimia penunjang produksi yang mudah terbakar.

“Kondisi api saat laporan masuk sudah besar dan merambat. Ada tiga area yang terbakar, di dalamnya terdapat sandal siap jual, bahan baku padat berbahan karet, serta berbagai cairan kimia penunjang produksi,” ujar Andia.

Ia mengungkapkan, karakteristik material yang mudah terbakar membuat proses pemadaman membutuhkan waktu lebih lama.

Petugas memprioritaskan upaya memutus penyebaran api sekaligus mengamankan tangki bahan kimia berkapasitas sekitar 20.000 liter beserta puluhan drum penyimpanan agar tidak memicu ledakan.

Selain memadamkan api, BPBD bersama relawan juga melakukan mitigasi terhadap dampak asap yang mengarah ke kawasan permukiman.

Asap hitam pekat masih terlihat membumbung tinggi dari lokasi kebakaran, namun hingga kini rumah-rumah warga di sekitar pabrik dilaporkan masih dalam kondisi aman.

BACA JUGA  Alami KDRT, Ratu Meta Laporkan Suami ke Polres Jakarta Timur

Berdasarkan laporan sementara, objek yang terbakar merupakan area pabrik PT Murni Karetindo Lestari (King Stone).

Hingga Senin pagi, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan oleh pihak berwenang.

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan seluruh unsur yang terlibat tetap bersinergi hingga proses pemadaman dan pengamanan lokasi dinyatakan selesai.

“BPBD Kota Tangerang memastikan seluruh unsur yang terlibat terus bersinergi hingga proses pemadaman dan pengamanan lokasi selesai dilakukan,” ujar Andia.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, selain personel BPBD dan pemadam kebakaran, turut diterjunkan dua personel Koramil, enam petugas Dinas Kesehatan, serta 30 relawan.

Satu unit kendaraan operasional Koramil dan satu unit ambulans Dinas Kesehatan juga disiagakan untuk mendukung penanganan darurat di lokasi kejadian.

Pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak mendekati area kebakaran selama proses pemadaman masih berlangsung.

BACA JUGA  IPC TPK Bekali Warga Warakas Keterampilan Tanggap Darurat Kebakaran

“Dalam hal ini kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati area kejadian demi kelancaran proses pemadaman serta keselamatan bersama,” kata Andia.

Hingga berita ini diturunkan, petugas  masih menyelidiki dan terus berupaya memastikan api benar-benar padam.(red)