Koramil Wonomerto Lakukan Pendampingan Dalam Proses Perawatan Tanaman Jagung Di Wilayah Binaan

Kodim 0820/Proboliggo Koramil Wonomerto
Anggota Koramil Wonomerto Kodim 0820.Probolinggo Serka Erfan melakukan pendampingan proses perawatan tanaman jagung di Dusun Krajan, Desa Sempuhgembol, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Rabu (8/7/2026).(Foto: Istimewa)

PROBOLINGGO-JATIM|SUDUTPANDANG.ID – Kodim 0820/Proboliggo melalui Koramil jajaran kembali hadir di tengah-tengah para petani guna melakukan pendampingan. Pendampingan Koramil Wonomerto secara langsung tersebut sebagai bentuk komitmen dalam rangka mendukung dan mensukseskan program gerakan antisipasi darurat pangan nasional.

Anggota Koramil 0820-07/ Wonomerto Serka Erfan menyampaikan pendampingan kali ini dilakukan dalam proses perawatan tanaman jagung di lahan pertanian milik Suryadi (50) salah satu warga Dusun Krajan, Desa Sempuhgembol, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo.

“Proses pengolahan lahan, penanaman hingga perawatan merupakan salah satu faktor yang bisa mempengaruhi hasil dari pertanian, berangkat dari hal tersebut maka kami melakukan pendampingan dan pengwasan mulai dari proses awal,” kata Serka Erfan dalam keterangannya, Rabu (8/7).

BACA JUGA  Kemendikbud-Ristek Gelar Rangkaian Hari Film Nasional 2024

Serka Erfan menambahkan, ketahanan pangan nasional adalah kondisi di mana semua orang memiliki akses terhadap pangan yang cukup, aman dan bergizi.

“Untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional dilakukan upaya yakni membangun dan merehabilitasi jaringan irigasi, membangun bendungan, memodernisasi irigasi, menjaga kebersihan saluran irigasi, mengendalikan impor dan ekspor pangan serta memperkuat infrastruktur,” ujarnya.

Serka Erfan mengungkapkan, ketahanan pangan nasional penting karena Indonesia memiliki jumlah penduduk yang besar dan cakupan geografis yang luas. Beberapa komponen ketahanan pangan nasional adalah ketersediaan pangan, stabilitas ketersediaan pangan, aksesibilitas terhadap pangan dan pemanfaatan pangan.

Sumberdaya pertanian mulai dari penyuluh hingga para petani harus bergerak cepat mengambil bagian dalam menjaga ketahanan pangan.

BACA JUGA  Koramil Wonomerto Mempelopori Pelaksanaan Karya Bakti Membersihkan Jalan Desa dan Saluran Irigasi

“Kunci dalam gerakan antisipasi darurat pangan nasional adalah meningkatkan produksi dengan semua sumber daya yang difokuskan dalam peningkatan produksi baik saat ini maupun yang akan datang,”ungkapnya.

Lebih lanjut Babinsa berpostur tinggi tegap ini mengungkapkan, bahwa pemerintah pusat melalui TNI telah menerapkan pendekatan yang holistik, dukungan sarana dan prasarana ditujukan pada proses hulu sampai hilir dari penyiapan lahan sampai pengolahan.

“Mari bersinergi untuk meningkatkan kualitas dan hasil pertanian yang secara tidak langsung tentunya berkontribusi terhadap kemajuan pertanian di Indonesia secara berkelanjutan,” tuturnya.(ACZ)