Malaysia Puji Komitmen Indonesia di Bidang Pemuda dan Olahraga

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menteri Belia dan Sukan) Malaysia, Dato’ Seri Ahmad Faizal Azumu memuji pidato yang disampaikan Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Prof. Dr. Faisal Abdullah yang mewakili Menpora, Zainudin Amali dalam sidang the Fifth Session of the Islamic Congress of Youth and Sports Ministers (ICYSM) yang digelar di Jeddah, Saudi Arabia, Jumat (9/9) waktu setempat.

“Pertama saya ucapkan penghargaaan yang setingginya kepada perwakilan Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia yang telah menyampaikan pidato yang begitu baik dalam persidangan hari ini. Beliau telah menyebut perpaduan ummah melalui kolaborasi di dalam arena olahraga dan juga di dalam hubungan di antara pemuda,” kata Dato’ Seri Ahmad Faizal Azumu.

IMG-20220125-WA0002

Menurutnya, Malaysia yang merupakan saudara kandung dan negara serumpun dengan Indonesia menyambut baik apa yang telah disebut oleh delegasi Indonesia tersebut.

“Saya sendiri selaku Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia mencari jalan bagaimana mengeratkan lagi hubungan kedua negara. Terutama di dalam bidang untuk memartabatkan lagi olahraga kedua negara dan juga kolaborasi dalam program-program pemuda,” katanya.

Selain itu, Dia juga berharap negara yang berada di kawasan Asia Tenggara yang berdekatan dengan Indonesia dengan Malaysia, seperti Singapura, Thailand dan Filipina bisa bergabung terutama untuk membina program-program keolahragaan.

Disamping itu, dia juga mengusulkan agar negara-negara tersebut bisa bekerja sama untuk mengajukan diri menjadi tuan rumah bersama dalam menyelenggarakan Piala Dunia Sepak Bola.

Menurutnya, kalau Indonesia mengajukan diri menjadi tuan rumah Piala Dunia, maka Malaysia siap mendukung. Namun demikian, menurutnya hal itu akan sulit dan harus berkolaborasi dengan negara lain di sekitarnya.

“Kita perlu belajar dari apa yang dilakukan Korea dan Jepang (Piala Dunia 2002) yang apabila bekerja sama, dukungan dari banyak negara, kekuatan menjadi satu dan kita sebagai negara serumpun tentu boleh mencari jalan bagaimana bekerja sama dalam kita melobi untuk mendapatkan hak menjadi tuan rumah,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.