BOJONEGORO-JATIMSUDUTPANDANG.ID – Personel TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro tinggal di rumah-rumah warga Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, selama pelaksanaan program berlangsung.
Salah satu rumah yang ditempati personel Satgas TMMD adalah kediaman Sumardi (61), warga Dusun Krebet, RT 013, Desa Kesongo. Rumah sederhana itu menjadi tempat singgah sementara para prajurit yang bertugas menyelesaikan sasaran fisik maupun nonfisik TMMD selama beberapa pekan ke depan.
Sejak hari pertama kedatangan, suasana hangat langsung terjalin antara Sumardi dan para personel Satgas TMMD. Tanpa canggung, ia menyambut para prajurit layaknya anggota keluarga sendiri.
Momen sederhana berupa jabat tangan dan obrolan ringan di ruang tamu menjadi awal kedekatan yang diharapkan terus terjalin selama pelaksanaan TMMD.
Tradisi tinggal di rumah warga merupakan salah satu ciri khas program TMMD. Berbeda dengan penugasan militer pada umumnya, personel Satgas tidak ditempatkan di barak atau penginapan, melainkan tinggal bersama masyarakat agar dapat berinteraksi secara langsung dengan kehidupan sehari-hari warga.
Melalui pendekatan tersebut, prajurit tidak hanya menjalankan tugas pembangunan, tetapi juga membangun kepercayaan, mempererat hubungan emosional, serta memahami kondisi masyarakat secara lebih dekat.
Bagi Sumardi, kehadiran personel TNI di rumahnya menjadi sebuah kehormatan. Selama program berlangsung, ia berperan sebagai orang tua asuh yang memastikan kebutuhan sehari-hari para prajurit terpenuhi.
“Kami seperti mendapat keluarga baru. Mereka sopan, ramah, dan ringan tangan membantu pekerjaan,” kata Sumardi, Jumat (17/7/2026).
Komandan SSK Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, mengatakan tinggal bersama warga merupakan bagian dari sasaran nonfisik TMMD yang bertujuan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Menurutnya, kebersamaan dalam menjalani aktivitas sehari-hari menjadi sarana membangun komunikasi yang lebih erat antara prajurit dan masyarakat.
“Momen berbagi tempat tinggal, makan bersama, hingga berbincang tentang kehidupan sehari-hari menjadi bagian penting dari filosofi kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selalu dibangun dalam setiap pelaksanaan TMMD,” ujar Purnomo.
Ia menambahkan, melalui interaksi tersebut personel Satgas dapat lebih mudah menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memahami kondisi sosial di desa sasaran.
“Kami ingin benar-benar menyatu dengan warga. Tinggal di rumah mereka merupakan wujud kebersamaan dan saling percaya,” katanya.
Program TMMD Ke-129 di Desa Kesongo mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” dan berada di bawah komando Komandan Satgas Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto.
Dalam pelaksanaannya, komandan satgas didukung seorang Komandan Satuan Setingkat Kompi (SSK) serta tiga Komandan Satuan Setingkat Peleton (SST) yang memimpin personel di lapangan.
Kehadiran personel Satgas TMMD di rumah-rumah warga diharapkan semakin mempererat sinergi antara TNI dan masyarakat. Kebersamaan yang terjalin selama program berlangsung juga diharapkan menjadi kenangan berharga bagi warga maupun para prajurit setelah penugasan berakhir. (ACZ/01)










