BOJONEGORO, SUDUTPANDANG.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) mendukung pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun 2026 dengan menebar 11.000 benih ikan di Embung Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kamis (16/7/2026).
Sebanyak 1.000 benih ikan nila dan 10.000 benih ikan tawes ditebar sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan potensi perikanan di desa.
Mewakili Kepala Disnakkan Kabupaten Bojonegoro, Zulkifli mengatakan kegiatan tersebut merupakan program rutin untuk menambah populasi ikan di perairan umum sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat.
“Program ini merupakan kegiatan rutin Dinas Peternakan dan Perikanan dengan tujuan meningkatkan ketahanan pangan sekaligus menambah populasi ikan di perairan umum yang ada di desa,” kata Zulkifli.
Ia menjelaskan, pemerintah desa maupun masyarakat dapat mengajukan bantuan benih ikan kepada Disnakkan dengan syarat embung memiliki ketersediaan air sepanjang tahun agar ikan dapat tumbuh secara optimal.
Selain itu, Zulkifli mengimbau masyarakat menjaga ikan yang telah ditebar dengan tidak melakukan praktik penangkapan ikan yang merusak, seperti menggunakan racun atau bahan berbahaya lainnya.
Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, mengapresiasi dukungan Disnakkan Bojonegoro dalam penyediaan benih ikan. Menurutnya, keberadaan ikan di embung desa diharapkan dapat menjadi sumber pangan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga dan merawatnya agar nantinya dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat Desa Kesongo,” ujar Kusnadi.
Koordinator Mahasiswa KKN Tematik Kolaboratif (KKN-TK) Universitas Bojonegoro, Wahyu Putro Utomo, mengatakan pelestarian lingkungan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.
Menurutnya, penebaran benih ikan menjadi salah satu upaya menjaga produktivitas embung sekaligus kelestarian ekosistem perairan.
Sementara itu, Komandan SST-1 SSK Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro, Lettu Ckm Adi Yuniarto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergi antara TNI, Polri, Pemkab Bojonegoro, pemerintah desa, mahasiswa, dan masyarakat dalam mendukung program TMMD.
“Melalui sinergi ini, pelaksanaan TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan melalui pemanfaatan potensi perikanan di desa,” kata Adi.
Sebanyak 11.000 benih ikan yang ditebar berasal dari bantuan Disnakkan Kabupaten Bojonegoro dan mahasiswa KKN-TK Universitas Bojonegoro. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan populasi ikan di embung desa sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem perairan.(ACZ)










