Berita  

MER-C Mengutuk Sikap Provokatif Ekstremis Yahudi

Ketua Presidium MER-C, Sarbini Murad Abdul
Ketua Presidium MER-C, Sarbini Abdul Murad (Foto: istimewa)

“Kami menyerukan masyarakat internasional tidak diam dan agar terus menyuarakan kecaman serta kritikan kepada Israel yang belum ada tanda-tanda menegakkan perdamaian dengan pihak Palestina.”

JAKARTA|SUDUTPANDANG.ID – Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) mengutuk serbuan dan ritual ibadah yang dilakukan ekstremis Yahudi di komplek Masjid Al-Aqsa di Kota Al-Quds (Yerusalem) pada Minggu (25/9/2022) pagi waktu setempat.

IMG-20220125-WA0002

Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Presidium MER-C, Sarbini Abdul Murad, menanggapi tindakan provokasi ekstrimis Yahudi ke Masjid Al-Aqsa yang dikawal ketat oleh petugas keamanan Israel.

“Langkah provokasi ini patut dikutuk,” ujar Sarbini, dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Selasa (27/9/2022).

Menurutnya, praktik ritual ektremis Yahudi yang dikawal ketat oleh pihak petugas keamanan Israel telah merusak kesucian Masjid Al-Aqsa serta memprovokasi terjadinya bentrokan dengan kaum muslimin.

Sarbini juga menyayangkan peristiwa yang sudah terjadi berulang kali tersebut. Ia menilai, tindakan-tindakan semacam ini memang sengaja diciptakan oleh Israel untuk memancing bentrokan dan berujung serangan terhadap penduduk sipil Palestina.

“Untuk itu, kami mendesak Yordania sebagai pihak yang bertanggung jawab terhadap keamanan dan kesucian Al-Quds untuk melakukan langkah yang lebih tegas terhadap provokasi ekstrimis yang didukung pihak keamanan,” tegasnya.

Pihaknya juga menyerukan kepada masyarakat internasional yang cinta damai untuk jangan diam menanggapi hal ini.

“Kami menyerukan masyarakat internasional tidak diam dan agar terus menyuarakan kecaman serta kritikan kepada Israel yang belum ada tanda-tanda menegakkan perdamaian dengan pihak Palestina,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.