Pemkab Pasuruan Gandeng RWM, Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis RDF

Kabupaten Pasuruan resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Republic Waste Management (RWM) (Foto Istimewa)

PASURUAN – JATIM | SUDUTPANDANG.ID – Pemerintah Kabupaten Pasuruan resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Republic Waste Management (RWM) untuk mengatasi persoalan persampahan yang kian kompleks. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di ruang rapat Dinasti Isyana, Kantor Bupati Pasuruan, Kamis (16/4/2026).

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, mengatakan berbagai upaya pengelolaan sampah yang selama ini dilakukan belum memberikan hasil optimal. Ia menyebut, metode pembakaran sampah terhenti karena terbentur regulasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Sementara itu, program Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) juga dinilai belum berjalan maksimal.

Karena itu, Pemkab Pasuruan mendorong penerapan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) sebagai solusi. Teknologi ini mengolah sampah menjadi bahan bakar alternatif, sehingga diharapkan dapat mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

BACA JUGA  Polresta Sidoarjo dan BNN Gagalkan Penyelundupan 8,2 Kg Sabu

Rusdi menuturkan, melalui penerapan RDF, pengelolaan sampah di TPA ditargetkan dapat menuju kondisi zero waste secara bertahap. Selain itu, pemerintah daerah juga akan melakukan penanganan terhadap timbunan sampah lama melalui metode landfill mining atau penggalian kembali sampah yang telah tertimbun untuk diolah ulang.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi penting mengingat keterbatasan lahan TPA di Kabupaten Pasuruan. Penambahan lahan baru dinilai semakin sulit, baik dari sisi anggaran maupun perizinan.

“Penambahan lahan TPA saat ini cukup sulit, termasuk dari sisi persetujuan regulasi,” ujar Rusdi.

Kerja sama dengan RWM ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam pengelolaan sampah, sekaligus menjawab tantangan keterbatasan lahan pembuangan di Kabupaten Pasuruan.(ACZ)