Hemmen

Programkan Gerakan Pembuatan Lubang Biopori, Indocement Tingkatkan Edukasi Gaya Hidup Hijau

Biopori
General Manager (GM) Indocement Kompleks Pabrik Citeureup, Setia Wijaya, Sekretaris Perusahaan Indocement Dani Handjani, Manajer CSR Indocement Gadang Wardhono, Kepala Sekolah SMK Tunggal Prakarsa Didi Suhrowardi, M.Pd. dan undangan lainnya saat "kick-off" Program Gerakan Pembuatan Lubang Biopori yang dipusatkan di SMK Tunggal Prakarsa, Desa Bantajati, Kecamatan Klapanunggal pada peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia, 5 Juni 2024. FOTO: Humas Indocement

BOGOR-JABAR, SUDUTPANDANG.ID – Edukasi gaya hidup hijau di lingkungan sekitar, khususnya di desa-desa mitra terus ditingkatkan Indocement Kompleks Pabrik Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, di antaranya dilakukan dalam bentuk program gerakan membuat lubang biopori.

“Wujudnya dilakukan melalui pelaksanaan kegiatan pembuatan lubang biopori serta pemberian bibit pohon buah di Sekolah Adiwiyata dan Kampung Ramah Lingkungan (KRL) mitra Indocement,” kata Sekretaris Perusahaan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (HeidelbergCement Group) Dani Handjani dalam taklimat media yang diterima sudutpandang.id di Citeureup, Kabupaten Bogor, Kamis (4/7/2024).

Kemenkumham Bali

Ia menjelaskan acara edukasi tersebut dipusatkan di SMK Tunggal Prakarsa, Desa Bantajati, Kecamatan Klapanunggal dalam rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia pada 5 Juni 2024.

SMK Tunggal Prakarsa merupakan salah satu sekolah berwawasan lingkungan di Kabupaten Bogor yang memegang predikatSekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Jabar yang diraihnya pada 2022.

Hadir dalam acara pembuatan lubang biopori General Manager (GM) Indocement Kompleks Pabrik Citeureup Setia Wijaya, Sekretaris Perusahaan Indocement Dani Handjani, Manajer CSR Indocement Gadang Wardhono, Kepala Sekolah SMK Tunggal Prakarsa Didi Suhrowardi, M.Pd. dan undangan lainnya.

BACA JUGA  Perbaikan Rutilahu-Posyandu Desa Mitra Warnai HBI 2023 Indocement

Selain itu, dilakukan pula “kick-off” Program Gerakan Pembuatan Lubang Biopori di desa mitra Indocement Kompleks pabrik Citeureup dengan memberikan bantuan alat pembuatan lubang biopori dan
tutup biopori kepada tiga perwakilan KRL yaitu KRL Berhias dari Desa Gunung Sari, KRL Pabangbon dari Desa Bantarjati, dan KRL Zalak dari Desa Gunungputri.

Dani Handjani menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya Indocement untuk memberikan edukasi kepada Sekolah Adiwiyata dan KRL mitra Indocement Citeureup mengenai pentinganya melestarikan alam melalui beberapa langkah kecil seperti pembuatan lubang biopori.

Keberadaan lubang biopori, kata dia, diharapkan membantu proses peneyrapan air ke dalam tanah sehingga mencegah banjir dan membantu pengolahan sampah organik menjadi kompos.

Manajer CSR Gadang Wardhono menambahkan bahwa Indocement juga melakukan kegiatan lain untuk mendukung gaya hidup hijau di masyarakat desa mitra seperti sosialisasi program pemilahan sampah, bank sampah, serta program Sekolah Adiwiyata.

Biopori

Dosen Ilmu Tanah, Air, dan Konservasi Lahan Fakultas Pertanian IPB, R.Kamir Brata adalah sosok inovator teknologi pembuatan lubang resapan biopori.

BACA JUGA  Indocement Buat 370 Lubang Biopori Peringati Hari Lingkungan Hidup se-Dunia

Bertepatan dengan Peringatan Hari Lingkungan Hidup, Jumat (5/6/2015), Kamir R Brata, mendapat penghargaan Kalpataru dari Kementerian Lingkungan Hidup untuk kategori Pembina Lingkungan Hidup Berprestasi.

Presiden Joko Widodo memberikan langsung penghargaan itu kepada penemu teknologi lubang resapan biopori tersebut.

Kamir R Brata mengatakan lubang resapan biopori merupakan teknologi tepat guna dan ramah lingkungan untuk mempercepat peresapan air hujan dan mengatasi masalah sampah organik.

Lubang resapan ini bermanfaat untuk mencegah banjir, longsor dan erosi, meningkatkan cadangan air bersih serta pembentukan kompos dan penyuburan tanah.

Indocement adalah salah satu produsen semen terbesar di Indonesia yang memroduksi Semen Tiga Roda, Semen Rajawali, Mortar Tiga Roda, dan Semen Grobogan.

Saat ini Indocement dan entitas anaknya bergerak dalam beberapa bidang usaha yang meliputi pabrikasi dan penjualan semen (sebagai usaha inti) dan beton siap-pakai, serta tambang agregat dan trass, dengan jumlah karyawan sekitar 4.400 orang.

Indocement mengoperasikan 14 pabrik milik sendiri serta dua pabrik dan satu grinding mill dengan sistem sewa dengan total kapasitas produksi tahunan sebesar 33,5 juta ton semen.

BACA JUGA  Ketua Umum PBNU: "Menyawerkan" Uang ke Qari dan Qariah Tindakan Tak Sopan

Sebanyak 10 pabrik berlokasi di Kompleks Pabrik Citeureup, Bogor, Jawa Barat; dua pabrik di Kompleks Pabrik Cirebon, Cirebon, Jawa Barat; dan satu pabrik di Kompleks Pabrik Tarjun, Kotabaru, Kalimantan Selatan; satu pabrik di Grobogan, Jawa Tengah; dua pabrik di Maros, Sulawesi Selatan, dan satu grinding mill di Banyuwangi, Jawa Timur.

Pada 2022, Indocement telah mengoperasikan Pabrik Maros setelah menandatangani Perjanjian Sewa Pakai Aset dengan PT Semen Bosowa Maros dan PT Bosowa Corporindo. Heidelberg Materials
AG telah menjadi pemegang saham mayoritas Indocement sejak 2001. (PR/02)

Ucapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 H DPP Mahasi