Ruben Onsu Diduga Tertipu Bisnis Mukena, Kerugian Capai Rp5,5 Miliar

Ruben Onsu
Artis Ruben Onsu (Foto: Net)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Presenter Ruben Onsu diduga mengalami kerugian besar akibat kasus penipuan dalam kerja sama bisnis produksi mukena dengan nilai mencapai Rp5,5 miliar. Hal ini diungkap oleh kuasa hukumnya, Minola Sebayang, yang membeberkan kronologi kejadian tersebut.

Menurut Minola, persoalan ini berawal dari perkenalan Ruben Onsu dengan seorang pria bernama Philipus Suprihatin yang menawarkan peluang kerja sama produksi mukena menjelang Lebaran.

“Ruben bercerita bahwa beberapa bulan sebelum Lebaran, Ruben dikenalkan oleh temannya ke seseorang yang bernama Philipus Suprihati..Philipus ini mengatakan bahwa dia bisa mengenalkan atau menjadi jembatan bagi Ruben dengan sebuah PT, nama PT-nya itu PT Venteny Fortuna Indo, berkaitan dengan rencana untuk memproduksi mukena,” kata Minola Sebayang kepada awak media baru-baru ini

Melihat peluang bisnis yang dinilai potensial karena bertepatan dengan momentum Lebaran, Ruben Onsu menyetujui rencana tersebut dengan harapan dapat mendukung operasional perusahaannya.

BACA JUGA  Ini Hasil Drawing IBL Indonesia Cup, 15 Tim Siap Unjuk Gigi

“Momentumnya tepat, dan hasil dari jualan mukena itu mungkin bisa juga untuk membuat roda perusahaannya Ruben dan hal-hal yang lain itu bisa berjalan dengan baik,” ujar Minola.

Seiring berjalannya waktu, komunikasi antara Ruben dan Philipus semakin intens. Dalam proses tersebut, Philipus disebut beberapa kali meminta dana dengan berbagai alasan teknis terkait produksi.

“Setelah perkenalan itu, terjadi komunikasi yang intens antara Philipus dengan Ruben, ya. Dan dalam pembicaraan itu, berkali-kali si Philipus ini sudah meminta uang,” tutur Minola.

Philipus mengklaim bahwa dana tersebut diperlukan untuk pembayaran di muka kepada pabrik agar produksi mukena dapat segera dilakukan.

“Jadi meminta uang dengan alasan: satu, bahwa pabrik itu akan memproduksi mukena itu kalau uangnya itu bayar di muka. Dia (Philipus) bilang produksi dulu baru dibayar, tapi pabrik selalu ingin ada uang baru mukena diproduksi,” lanjut Minola.

Selain itu, ia juga meminta tambahan biaya dengan alasan mencari vendor yang menawarkan harga dan kualitas bahan terbaik.

BACA JUGA  Permohonan Rehabilitasi Dikabulkan, Ammar Zoni Sujud Syukur

“Philipus mengatakan bahwa untuk mencari pabrik dengan harga yang bagus, ya, dan juga bahan yang bagus, dia memerlukan beberapa biaya untuk entertain,” tutur Minola.

Dengan dasar kepercayaan, Ruben kemudian mentransfer dana secara bertahap ke rekening pribadi Philipus serta rekening perusahaan yang disebut sebagai PT Venteny Fortuna Indo. Bahkan, ia juga menandatangani kontrak kerja sama dengan nilai mencapai Rp5,5 miliar.

“Perjanjian yang seolah-olah perjanjian ini adalah dari PT ke PT. Dari PT Venteny Fortuna Indonesia dengan PT-nya Ruben. Nilai kontrak dalam perjanjian tersebut, Ruben mengatakan lebih kurang 5,5 miliar,” ucap Minola.

Namun hingga Lebaran 2026 berlalu, proyek produksi mukena tersebut tidak kunjung terealisasi. Fakta yang kemudian terungkap, dana yang telah disalurkan Ruben ternyata tidak pernah sampai ke pihak pabrik.

BACA JUGA  Nikita Mirzani Kini Lebih Religius Selama di Tahanan

“Apa yang ditransferkan oleh Ruben pun ternyata tidak pernah diturunkan ke pabrik, sehingga pabrik tidak bisa memproduksi mukena seperti apa yang diharapkan oleh Ruben,” ungkapnya.

Kasus ini kini tengah menjadi perhatian, dan pihak kuasa hukum menyatakan akan menempuh langkah hukum untuk menindaklanjuti dugaan penipuan tersebut serta mencari pertanggungjawaban pihak terkait.(04)