BEKASI, SUDUTPANDANG.ID – Sekolah Futsal Barret (SF Barret) kembali menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu akademi futsal usia dini terbaik di Kota Bekasi setelah sukses meraih gelar juara pada ajang Bekasi Junior League 2026.
Pada partai final Minggu (24/5/2026), SF Barret tampil dominan dengan mengalahkan tim 5-One melalui skor telak 5-0.
Kemenangan tersebut menjadi bukti keberhasilan sistem pembinaan yang diterapkan SF Barret selama bertahun-tahun.
Akademi futsal yang berdiri sejak 23 Oktober 2012 itu terus konsisten melahirkan pemain muda potensial melalui program latihan yang disiplin, terarah, dan berkelanjutan.
Owner Sekolah Futsal Barret, Dian Yusuf, mengatakan keberhasilan timnya meraih gelar juara tidak diraih secara instan.
Menurut dia, seluruh pemain telah menjalani proses persiapan panjang dengan intensitas latihan yang terukur serta fokus pada peningkatan kemampuan individu maupun kolektif tim.
“Latihan kami berlangsung dari pukul 14.00 hingga 16.00, dimulai dari latihan fisik, basic skill, hingga taktikal. Semua dipersiapkan dengan sangat matang,” ujar Dian Yusuf di Bekasi, Minggu (24/5).
Ia menjelaskan, program latihan yang diterapkan tidak hanya berfokus pada kemampuan teknik dasar futsal, tetapi juga membangun mental bertanding para pemain agar lebih percaya diri saat tampil di lapangan.
Menurut Dian, pencapaian di Bekasi Junior League 2026 juga merupakan lanjutan dari tren positif yang sebelumnya sudah ditunjukkan SF Barret dalam kompetisi Liga Alvi.
Dari turnamen ke turnamen, para pemain dinilai mengalami perkembangan signifikan baik dari sisi permainan maupun mentalitas bertanding.
“Anak-anak memiliki kualitas individu yang bagus dan potensi yang sangat besar untuk berkembang lebih jauh,” katanya.
Dalam perjalanan menuju gelar juara, SF Barret memperlihatkan permainan kolektif yang solid. Tim mampu menjaga konsistensi permainan sejak babak awal hingga laga final.
Kekompakan antarpemain menjadi salah satu faktor utama keberhasilan mereka menaklukkan lawan-lawannya.
Dian menyebut chemistry tim dibangun melalui berbagai program kebersamaan, salah satunya training camp yang rutin dilakukan.
Melalui kegiatan tersebut, hubungan antarpemain menjadi lebih dekat sehingga komunikasi di dalam pertandingan berjalan lebih efektif.
“Di training camp, anak-anak saling mengenal lebih dalam. Itu yang membuat mereka lebih solid saat bertanding,” jelasnya.
Pada partai final menghadapi 5-One, SF Barret tampil agresif sejak awal pertandingan.
Tim mampu mengontrol jalannya laga melalui penguasaan bola yang baik dan serangan cepat yang efektif.
Pertahanan yang disiplin juga membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan.
Mental bertanding para pemain muda SF Barret turut menjadi sorotan dalam laga tersebut.
Meski tampil di partai puncak, para pemain tetap bermain tenang tanpa tekanan.
Mereka mampu menjalankan instruksi pelatih dengan baik hingga akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 5-0.
“Tidak ada pemain yang down, semuanya ingin menunjukkan performa terbaiknya,” kata Dian.
Keberhasilan menjuarai Bekasi Junior League 2026 menjadi modal penting bagi SF Barret untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.
Tim kini mulai mempersiapkan diri mengikuti Liga Jawa Barat kelompok usia 13 tahun yang dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang.
Dian optimistis timnya mampu bersaing di level Jawa Barat apabila para pemain tetap menjaga disiplin latihan dan semangat berkembang.

Ia berharap pengalaman menjuarai kompetisi di tingkat Bekasi dapat meningkatkan motivasi pemain untuk terus berprestasi.
Selain memburu gelar, SF Barret juga memiliki visi jangka panjang dalam membina atlet muda. Akademi tersebut ingin mencetak pemain yang tidak hanya memiliki kemampuan teknik, tetapi juga karakter kuat dan identitas permainan yang khas.
Menurut Dian, pembinaan usia dini menjadi fondasi penting untuk melahirkan pemain berkualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Karena itu, SF Barret terus berupaya memberikan pendidikan olahraga yang seimbang antara teknik, disiplin, mental, dan kerja sama tim.
“Kami tidak hanya berpikir soal juara, tetapi bagaimana setiap pemain punya ciri khas dan karakter, serta ke depan bisa menembus tim nasional,” pungkasnya.
Prestasi SF Barret di Bekasi Junior League 2026 sekaligus menjadi gambaran bahwa pembinaan futsal usia dini di Bekasi terus berkembang.
Kehadiran akademi yang konsisten melakukan pembinaan diharapkan dapat melahirkan lebih banyak talenta muda potensial untuk masa depan futsal Indonesia.
Dengan torehan gelar juara tersebut, SF Barret kini semakin percaya diri menatap kompetisi berikutnya.
Tim bertekad menjaga performa dan melanjutkan tren positif demi mewujudkan target bersaing di level Jawa Barat hingga nasional.(09/AGF).


