Akademisi Umeå University Swedia Berkunjung ke PMI Jakarta Utara, Bahas Strategi Penguatan Karakter Relawan

Kunjungan Associate Professor Veronica Strandh dari Department of Political Science, Umeå University, Swedia ke PMI Jakarta Utara (Foto Istimewa)

Jakarta, Sudutpandang.id — Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Utara menerima kunjungan Associate Professor Veronica Strandh dari Department of Political Science, Umeå University, Swedia, di Markas PMI Jakarta Utara, Semper, pada Jumat (10/7). Kedatangan akademisi tersebut disambut langsung oleh jajaran pengurus dan relawan PMI Kota Jakarta Utara.

Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian penelitian Veronica di Indonesia yang berfokus pada peran Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, manajemen kebencanaan, serta pengembangan kapasitas kerelawanan. Dalam kesempatan ini, Veronica didampingi oleh Herry Firmansyah dari Divisi Pengembangan Sumber Daya (PSD) Markas Pusat PMI.

Ketua Bidang Organisasi dan Relawan PMI Jakarta Utara, Troy Aldi Pratama, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya PMI Jakarta Utara sebagai lokasi penelitian. Ia memandang kunjungan ini sebagai ruang strategis untuk saling belajar dan bertukar pengalaman mengenai pembinaan relawan.

BACA JUGA  2.000-an Warga Borobudur Ikuti Kirab Budaya G20

“Bagi PMI Kota Jakarta Utara, pengembangan relawan tidak hanya berorientasi pada kemampuan teknis, tetapi juga pada pembentukan karakter sosial kemanusiaan. Ini adalah fondasi utama seorang relawan dalam menjalankan tugas-tugas kepalangmerahan,” ujar Troy.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris PMI Kota Jakarta Utara, Ramdansyah, menyoroti pentingnya penguatan peran PMI di tengah tantangan bencana yang semakin kompleks, termasuk dampak perubahan iklim dan gelombang panas ekstrem (heatstroke). Hal ini sejalan dengan kebijakan PMI Pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana.

Menanggapi paparan tersebut, Veronica mengungkapkan kekagumannya terhadap berbagai inovasi dan strategi yang diterapkan PMI Jakarta Utara. Ia menilai pendekatan PMI yang menempatkan pendidikan karakter sosial kemanusiaan secara fundamental sebagai langkah awal sebelum pembekalan teknis merupakan strategi yang unik dan penting.

BACA JUGA  Sudinkes Jakbar Kerahkan Kader Puskesmas Pantau Proses Pengobatan TBC

“Pertemuan ini memberikan inspirasi dan memperkuat pandangan saya mengenai pentingnya investasi dalam kapasitas organisasi dan sumber daya relawan untuk menjalankan mandat kemanusiaan secara berkelanjutan,” ungkap Veronica.

Pertemuan ini juga membuka peluang kolaborasi lebih lanjut antara Umeå University dan PMI, baik melalui jejaring akademik maupun program kemanusiaan di Swedia.

Sebagai penutup, PMI Jakarta Utara menegaskan komitmennya bahwa relawan bukan sekadar sumber daya pendukung, melainkan kekuatan kemanusiaan yang harus terus dibina untuk menjawab tantangan masa kini dan masa depan.