BERSAMA dan Kemenko Kumham Imipas Bahas Pencegahan Narkoba, Dorong Pembentukan Relawan hingga Tingkat Desa

Avatar photo
BERSAMA dan Kemenko Kumham Imipas Bahas Pencegahan Narkoba, Dorong Pembentukan Relawan hingga Tingkat Desa
Wamenko Hukum-HAM Imipas Otto Hasibuan (kelima dari kiri) bersama pengurus Badan Kerjasama Sosial Pembinaan Warga Tama (BERSAMA) saat audiensi di Jakarta, Rabu (8/7/2026). (Foto: Dok. Humas BERSAMA)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Badan Kerjasama Sosial Pembinaan Warga Tama (BERSAMA) bersama Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Hukum-HAM Imipas) membahas penguatan upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika, termasuk rencana pembentukan Relawan Anti Narkoba hingga tingkat desa. Pembahasan tersebut berlangsung dalam audiensi di Kemenko Kumham Imipas, Jakarta, Rabu (8/7/2026).

Siaran pers BERSAMA yang diterima Jumat (10/7/2026) menyebutkan, audiensi dihadiri Wamenko Kumham Imipas Otto Hasibuan, Deputi Bidang Koordinasi Imipas Surya Mataram beserta jajaran.

Dari pihak BERSAMA hadir Ketua Umum Herwin Suparjo bersama sejumlah pengurus.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas langkah memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkotika, rehabilitasi bagi penyalahguna, serta penanganan kelebihan kapasitas (over capacity) di rumah tahanan dan lembaga pemasyarakatan yang didominasi perkara narkotika.

Menurut BERSAMA, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika merupakan persoalan nasional yang memerlukan penanganan secara terpadu melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat dan keluarga.

BACA JUGA  Binda Kepri dan Dinas Kesehatan Batam Gencarkan Vaksin Anak 6-11 Tahun

Pendekatan berbasis keluarga dinilai menjadi salah satu strategi untuk membangun ketahanan masyarakat terhadap ancaman narkotika.

Selain itu, penguatan karakter, pendidikan, dan peningkatan kesadaran masyarakat dipandang perlu terus diperluas sebagai langkah pencegahan.

Ketua Umum BERSAMA Herwin Suparjo mengatakan, organisasinya siap memperkuat kolaborasi dengan pemerintah melalui berbagai program edukasi dan pemberdayaan masyarakat.

“BERSAMA siap memperkuat sinergi dengan pemerintah melalui program edukasi, sosialisasi, pembentukan relawan, serta berbagai aksi nyata di tengah masyarakat sebagai bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika,” ujar Herwin.

Dalam audiensi tersebut juga dibahas tingginya jumlah warga binaan kasus narkotika di lembaga pemasyarakatan.

Berdasarkan data Dashboard Ditjen Pemasyarakatan, sebanyak 147.849 warga binaan merupakan narapidana kasus narkotika atau sekitar 53,81 persen dari total penghuni lapas dan rutan di Indonesia.

BACA JUGA  Satu Korban Lagi Kebakaran Kapal Cantika Express Meninggal

Data tersebut menjadi salah satu dasar perlunya memperkuat langkah pencegahan dan rehabilitasi agar penyalahgunaan narkotika dapat ditekan sejak lingkungan keluarga dan masyarakat.

Salah satu usulan yang mengemuka adalah pembentukan Relawan Anti Narkoba hingga tingkat desa. Program itu direncanakan melibatkan ketua RT, RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.

Relawan yang dibentuk nantinya akan mendapatkan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas dalam menjalankan fungsi edukasi, pencegahan, pendampingan, serta membangun kesadaran masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika.

Program tersebut diharapkan menjadi bagian dari gerakan Indonesia Bersinar (Bersih dari Narkoba) yang mendukung agenda nasional pemberantasan narkotika serta sejalan dengan Asta Cita Presiden, khususnya penguatan reformasi hukum dan pemberantasan narkotika.

Melalui kolaborasi tersebut, BERSAMA berharap upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika dapat diperkuat dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat hingga tingkat desa, sekaligus mendukung rehabilitasi dan penanganan persoalan narkotika secara berkelanjutan.

BACA JUGA  Sebut Peradi Otto Tidak Sah, Pernyataan Hotman Paris Dinilai Menyesatkan

Selain Herwin Suparjo, audiensi turut dihadiri Wakil Ketua Umum Richard M. Nainggolan, Sekretaris Jenderal Titik Haryati, Ketua Bidang Hukum Heru Riyadi, Bendahara Arry Basuseno, serta Ketua Bidang Peningkatan dan Pengembangan Relawan/Satgas Bersinar Victor Pudjiadi.(PR/01)