“Keikutsertaan SMP Labschool Cireundeu di ajang internasional ini bukan semata-mata untuk meraih penghargaan, tetapi juga untuk memperluas wawasan dan mempererat hubungan lintas budaya melalui musik.”
SUDUTPANDANG.ID – Paduan suara SMP Labschool Cireundeu berhasil mengharumkan nama Indonesia di ajang Malaysian Choral Aisteddfod International Choir Festival 2025 yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia. Dalam kompetisi paduan suara internasional tersebut, tim asal Tangerang Selatan ini meraih medali emas sekaligus predikat Category Winner setelah unggul atas peserta dari berbagai negara Asia.
Siaran pers SMP Labschool Cireundeu, Senin (10/11/2025), menyebutkan, ajang bergengsi MCE 2023 berlangsung pada 2-5 November 2023 di Kuala Lumpur Performing Arts Center.
Kompetisi ini menampilkan puluhan kelompok paduan suara terbaik dari berbagai negara, antara lain Hong Kong, Singapura, Myanmar, Indonesia, dan Malaysia sebagai tuan rumah.
Festival tersebut menjadi wadah prestisius bagi para peserta untuk menampilkan kemampuan vokal, harmoni, serta kekayaan musikal dari negara masing-masing.
SMP Labschool Cireundeu tampil di kategori A2 Children (usia 10-16 tahun, minimal 20 penyanyi) dan berhasil memperoleh nilai 86,98 yang mengantarkan mereka meraih medali emas serta gelar Category Winner.
Pencapaian ini menempatkan mereka sejajar dengan sembilan grup paduan suara terbaik lainnya untuk tampil di babak Grand Prix Competition yang digelar di Kuala Lumpur Convention Center (KLCC) pada 9 November 2025.

Konduktor SMP Labschool Cireundeu, Edwin Steven Leonardo, mengungkapkan rasa bangganya atas kerja keras para siswa dan dukungan dari berbagai pihak. Ia menilai capaian ini menjadi bukti konsistensi sekolah dalam membina potensi seni di kalangan pelajar.
“Saya mengapresiasi kerja keras seluruh anggota paduan suara SMP Labschool Cireundeu dan dukungan semua pihak yang telah berperan dalam keberhasilan ini. Prestasi ini menunjukkan bahwa anak-anak Indonesia mampu bersaing di kancah internasional,” ujar Edwin.
Edwin menambahkan, keikutsertaan timnya di ajang internasional tersebut bukan semata-mata untuk meraih penghargaan, tetapi juga untuk memperluas wawasan dan mempererat hubungan lintas budaya melalui musik.
“Kami ingin anak-anak belajar disiplin, kerja sama, dan semangat berkompetisi secara sehat. Musik adalah bahasa universal yang menyatukan kita semua,” katanya.
Dengan capaian ini, SMP Labschool Cireundeu menambah daftar prestasi pelajar Indonesia di kancah internasional, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan bakat di bidang seni dan budaya.(PR/01)









