Timnas Indonesia Pilih TC di Bali untuk ASEAN Hyundai Cup

Timnas Indonesia menggelar pemusatan latihan di Bali mulai 5 Juli 2026 sebagai persiapan menghadapi ASEAN Hyundai Cup 2026. (Foto: AGF/SP)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — Tim Nasional Indonesia akan menggelar pemusatan latihan (training camp/TC) di Bali mulai 5 Juli 2026 sebagai bagian dari persiapan menghadapi ASEAN Hyundai Cup 2026.

Pemilihan Pulau Dewata sebagai lokasi latihan didasarkan pada kelengkapan fasilitas olahraga, kondisi cuaca yang mendukung, serta lingkungan yang dinilai ideal untuk meningkatkan kesiapan fisik dan mental para pemain.

Keputusan tersebut disampaikan Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, dalam acara Water Break PSSI Pers yang berlangsung di Jakarta Selatan, Jumat (3/7/2026).

Menurut Sumardji, PSSI ingin memastikan seluruh kebutuhan tim terpenuhi selama menjalani persiapan menuju turnamen sepak bola paling bergengsi di kawasan Asia Tenggara itu.

“Untuk turnamen Hyundai Cup tahun 2026 ini memang betul-betul kita persiapkan sebaik-baiknya. Karena kembali lagi, kita berbicara soal target yang memang harus bisa kita capai dengan baik,” ujar Sumardji.

Ia menjelaskan pemusatan latihan di Bali akan menjadi tahap penting dalam mempersiapkan skuad terbaik Timnas Indonesia sebelum memasuki kompetisi yang berlangsung mulai 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.

Selama menjalani TC, tim pelatih yang dipimpin John Herdman akan melakukan evaluasi terhadap seluruh pemain yang masuk dalam daftar pemantauan sebelum menetapkan komposisi akhir skuad.

Sumardji mengatakan jumlah pemain yang diproyeksikan masuk skuad final berkisar 26 orang. Sebagian besar berasal dari kompetisi Super League Indonesia yang dinilai memiliki kualitas untuk bersaing di level Asia Tenggara.

BACA JUGA  Skuad Garuda ke Piala Asia 2023, Tae-yong Sudah Yakin Sejak Awal

Selain mengasah kemampuan teknik dan taktik, pemusatan latihan juga difokuskan untuk meningkatkan kondisi fisik, kekompakan tim, serta kesiapan mental menghadapi tekanan pertandingan.

Penjaga gawang Timnas Indonesia, Cahya Supriadi, menyambut positif keputusan PSSI memilih Bali sebagai lokasi TC. Menurutnya, fasilitas olahraga yang tersedia sangat lengkap sehingga mendukung program latihan yang telah disusun tim pelatih.

Ia menilai keberadaan beberapa lapangan latihan, pusat kebugaran (gym), dan sarana pendukung lainnya akan mempermudah pemain menjalani seluruh menu latihan setiap hari.

“Lapangannya banyak, ada tempat gym juga. Jadi mungkin setelah latihan bisa langsung gym, atau sebelum latihan ke lapangan bisa gym dulu. Menurut saya keputusan melakukan TC di Bali sudah tepat,” kata Cahya.

Pendapat serupa disampaikan gelandang Timnas Indonesia, Rayhan Hannan. Pemain Persija Jakarta tersebut menilai suasana Bali memberikan nilai tambah dibanding lokasi latihan lainnya, terutama karena TC berlangsung saat kompetisi domestik memasuki masa jeda atau off season.

Menurut Rayhan, lingkungan yang lebih tenang dan udara yang segar dapat membantu pemain menjaga fokus sekaligus mempercepat proses pemulihan kondisi fisik selama menjalani latihan intensif.

“Suasananya mungkin agak berbeda kalau TC di Bali. Selain fasilitas, kalau di Jakarta yang kita lihat bangunan semua. Kalau di Bali suasananya lebih segar,” ujarnya.

BACA JUGA  16 Petenis Nasional Adu Hebat di Ajang Invitasi Tenis Nasional 2022

Pemusatan latihan di Bali menjadi bagian dari strategi PSSI untuk memaksimalkan persiapan menghadapi ASEAN Hyundai Cup 2026, yang sebelumnya dikenal sebagai Piala AFF.

Turnamen tersebut akan berlangsung mulai 24 Juli hingga 26 Agustus 2026 dengan menggunakan format round robin pada fase grup. Sebanyak 10 negara peserta dibagi ke dalam dua grup, di mana masing-masing tim akan memainkan dua pertandingan kandang dan dua pertandingan tandang.

Dua tim terbaik dari setiap grup akan lolos ke babak semifinal yang menggunakan sistem kandang dan tandang (home and away). Format yang sama juga diterapkan pada partai final.

Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Kamboja, Singapura, dan Timor Leste.

Persaingan di grup diperkirakan berlangsung ketat, terutama menghadapi Vietnam yang selama beberapa tahun terakhir menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola Asia Tenggara.

Meski demikian, PSSI tetap memasang target tinggi. Setelah enam kali menjadi finalis tanpa pernah mengangkat trofi, Timnas Indonesia kini membidik gelar juara ASEAN Hyundai Cup untuk pertama kalinya.

Target tersebut menjadi salah satu prioritas federasi pada 2026 sekaligus menjadi awal era baru di bawah kepemimpinan pelatih John Herdman.

BACA JUGA  SEA Games 2025 Gagal, Amali Bahas TC yang Terlalu Singkat

Program TC di Bali diharapkan mampu membangun chemistry antarpemain, meningkatkan kualitas permainan kolektif, serta mematangkan strategi yang akan diterapkan sepanjang turnamen.

Selain itu, suasana latihan yang kondusif diharapkan membantu para pemain menjaga konsentrasi penuh tanpa terganggu oleh aktivitas di luar lapangan.

PSSI juga memastikan seluruh kebutuhan tim, mulai dari fasilitas latihan, akomodasi, layanan medis, hingga program kebugaran, telah dipersiapkan secara optimal agar pemain dapat fokus menjalani setiap tahapan persiapan.

Dengan dukungan fasilitas yang lengkap, kondisi cuaca yang bersahabat, serta kualitas pemain yang terus berkembang, PSSI optimistis Timnas Indonesia mampu tampil kompetitif di ASEAN Hyundai Cup 2026.

Pemusatan latihan di Bali diharapkan menjadi fondasi penting bagi Skuad Garuda untuk mewujudkan target meraih gelar juara pertama dalam sejarah keikutsertaan Indonesia di ajang sepak bola paling bergengsi di kawasan Asia Tenggara tersebut. (09/AGF).