JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Harapan Indonesia untuk meloloskan wakilnya ke babak semifinal UTR Pro Tennis Tour Bali 2025 harus kandas setelah tiga petenis tuan rumah gagal meraih kemenangan di laga terakhir fase grup. Hingga hari kelima turnamen, tidak ada satu pun pemain Indonesia yang berhasil menembus empat besar.
Petenis senior Anthony Susanto menjadi tumpuan di Grup B. Sempat memimpin 4-2 di set pertama saat melawan Stefan Storch (Australia), Anthony akhirnya kalah 4-6. Ia sempat bangkit di set kedua lewat tie-break dengan skor 7-6(1). Namun di set penentuan, kesalahan sendiri membuatnya kehilangan momentum dan menyerah 4-6. Kekalahan tersebut menempatkan Anthony di posisi keempat klasemen akhir Grup B.
Di Grup A, Renaldi Aqila Arifadli Salim, petenis muda berusia 19 tahun, juga harus mengakui keunggulan Eric Tripati (Australia). Pertarungan berlangsung tiga set dengan skor akhir 2-6, 6-2, 3-6. Hasil ini membuat Aqila menutup fase grup di posisi juru kunci.
Nasib serupa dialami Tegar Abdi Satrio Wibowo yang berhadapan dengan Alex Klincharov (Australia). Tegar takluk dua set langsung 2-6, 2-6 dan gagal meraih kemenangan sepanjang fase grup.
Dengan tumbangnya seluruh wakil Indonesia, tiket semifinal sepenuhnya dikuasai petenis asing.
- Alexander Chang (Amerika Serikat) – Juara Grup A.
- Luca Liu (Amerika Serikat) – Juara Grup B.
- Vladislav Melnic (Rumania) – Juara Grup C.
- Patricio Alvarado (Ekuador) – Juara Grup D.
Keempatnya akan bersaing memperebutkan gelar juara di lapangan tenis Nusa Dua, Bali.
Kegagalan di Bali memberi banyak evaluasi bagi tenis Indonesia. Masalah konsistensi permainan, ketahanan mental saat memimpin, dan kesulitan menjaga fokus di momen krusial menjadi faktor utama yang harus segera dibenahi.
Meski demikian, UTR Pro Tennis Tour ini tetap menjadi ajang berharga untuk meningkatkan pengalaman bertanding di level internasional. Turnamen ini juga menjadi wadah penting bagi petenis muda Indonesia untuk mengasah kemampuan sebelum menghadapi seri berikutnya, termasuk turnamen M-25 yang akan segera digelar.(PR/04)










