JEMBER, SUDUTPANDANG.ID – Dalam upaya berkelanjutan menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember kembali melaksanakan razia kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan yang digelar pada malam hari dilakukan secara sinergis dan kolaboratif dengan melibatkan personel dari Polres Jember.
Kalapas Jember, RM Kristyo Nugroho, menjelaskan bahwa razia insidentil ini merupakan tindak lanjut dari perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan, sebagai langkah preventif dan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
“Kegiatan razia ini merupakan wujud komitmen kami dan sinergi yang kuat dengan aparat penegak hukum dalam menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif. Kami berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan dari segala bentuk penyimpangan serta gencar melakukan penertiban terhadap barang-barang terlarang yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di Lapas Jember,” tegas Kristyo dalam keterangan tertulis, Minggu (26/10/2025),
Tim gabungan dari Lapas dan Polres Jember melakukan penyisiran menyeluruh di beberapa blok kamar hunian. Setiap sudut kamar diperiksa dengan teliti, mencakup tempat tidur, tempat penyimpanan, hingga barang-barang pribadi warga binaan.
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, antara lain korek api, paku, alat cukur, dan pinset. Namun, tidak ditemukan barang terlarang seperti telepon genggam maupun narkoba. Seluruh barang temuan tersebut segera diamankan, didata, dan dimusnahkan sesuai prosedur.
Kristyo menjelaskan bahwa pelaksanaan razia dilakukan secara humanis, terukur, dan profesional, tanpa mengganggu hak serta kenyamanan warga binaan.
Ia juga mengingatkan para warga binaan agar terus berpartisipasi aktif dalam menjaga ketertiban, kedisiplinan, dan kebersihan lingkungan.
“Kami tidak hanya melakukan penertiban, tetapi juga memberikan pembinaan agar warga binaan memiliki kesadaran untuk hidup tertib dan disiplin. Harapannya, Lapas Jember dapat menjadi lingkungan yang aman dan Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba),” ujarnya.
Melalui razia bersama ini, Lapas Jember mempertegas komitmennya dalam memperkuat deteksi dini dan sinergi antar-aparat penegak hukum demi mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan bebas dari potensi gangguan keamanan.(One/01)

