JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Penyanyi Tantri Syalindri atau Tantri Kotak mengaku menjadi salah satu korban dugaan penipuan investasi yang melibatkan Poppy Nupitasari. Ia mengaku sangat terpukul lantaran sosok yang diduga merugikannya merupakan teman yang selama ini dipercaya.
Tantri mengungkapkan, dana yang diinvestasikan kepada Poppy merupakan tabungan yang telah dipersiapkan untuk pendidikan anak-anaknya. Nilai kerugian yang dialaminya pun mencapai miliaran rupiah.
“Aku pribadi mengalami kerugian mencapai miliaran. Total kerugian para korban mencapai puluhan miliar,” kata Tantri Kotak saat ditemui di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.
Ia menjelaskan, pada awalnya para investor menerima pembagian keuntungan sesuai kesepakatan.
Namun setelah dana dicairkan, Poppy disebut kembali membujuk para korban agar menanamkan modal lebih banyak.
“Misalnya aku baru cair nih. Dia masukin lagi. Pas aku bilang mau setop karena butuh biaya untuk anak sekolah, dia makin gencar meyakinkan,” ungkapnya.
Merasa dirugikan, Tantri Kotak memastikan akan membawa persoalan tersebut ke jalur hukum. Saat ini ia bersama para korban lainnya masih mengoordinasikan langkah sebelum membuat laporan resmi ke kepolisian.
“Kita sedang dalam proses hukum. Karena korbannya banyak, aku harus menyatukan suara terkait langkah-langkah yang tepat. Kita nggak mau grusa-grusu karena ini menyangkut banyak orang,” kata Tantri Kotak.
Meski secara pribadi telah memaafkan Poppy, Tantri menegaskan proses hukum tetap diperlukan sebagai bentuk pertanggungjawaban dan untuk memberikan efek jera.
Hingga kini, menurut Tantri, belum ada upaya penyelesaian secara kekeluargaan dari Poppy. Nomor telepon maupun akun media sosial yang bersangkutan disebut sudah tidak bisa dihubungi.
Suami Tantri, Arda, mengungkapkan bahwa bukan hanya akun pribadi Poppy yang menghilang, tetapi juga akun media sosial dan nomor kontak anak-anaknya.
“Ini sangat terstruktur untuk ngilangin jejak,” ujar Arda.(04)










