JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – I.League resmi menggelar Club Owner Meeting sekaligus prosesi Drawing Liga Nusantara 2025/26 di kantor pusat I.League, Jakarta.
Acara ini menjadi bagian penting dari rangkaian persiapan menuju musim kedua kompetisi kasta ketiga sepak bola Indonesia yang dikelola secara penuh oleh I.League.
Pertemuan yang berlangsung pada Jumat (7/11) ini dihadiri oleh perwakilan pemilik dari 24 klub peserta Liga Nusantara 2025/26 serta jajaran Direksi I.League.
Sejumlah pejabat penting hadir dalam kesempatan tersebut, di antaranya Direktur Utama I.League Ferry Paulus, Direktur Kompetisi Asep Saputra, dan Direktur Komersial Sadikin Aksa.
Dalam Club Owner Meeting tersebut, manajemen I.League memaparkan berbagai aspek penyelenggaraan kompetisi musim 2025/26, mulai dari format pertandingan, regulasi, jadwal, hingga mekanisme promosi dan degradasi.
Selain itu, beberapa penyempurnaan juga dilakukan berdasarkan evaluasi pelaksanaan musim sebelumnya agar kompetisi berjalan lebih kompetitif, profesional, dan sesuai standar nasional.
Menurut Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, Liga Nusantara memiliki peran strategis dalam pembangunan fondasi sepak bola Indonesia.
Ia menegaskan bahwa kompetisi ini menjadi wadah penting bagi klub-klub di level semi profesional untuk berkembang menuju jenjang yang lebih tinggi.
“Liga Nusantara merupakan fondasi penting dalam sistem kompetisi sepak bola nasional. Melalui penyelenggaraan yang konsisten dan transparan, kami ingin memastikan setiap klub memiliki kesempatan berkembang sekaligus memperkuat ekosistem sepak bola Indonesia,” ujar Ferry Paulus.
Ferry juga menambahkan, kehadiran para pemilik klub menunjukkan keseriusan seluruh pihak dalam membangun kompetisi yang sehat dan berkelanjutan.
Ia berharap kolaborasi antara operator liga dan klub dapat menghasilkan kompetisi yang tidak hanya menarik secara teknis, tetapi juga profesional dalam tata kelola.
Usai pertemuan, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi Drawing Liga Nusantara 2025/26. Sebanyak 24 klub peserta resmi dibagi ke dalam empat grup.
Proses pengundian dilakukan secara transparan dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube I.League TV agar publik dan para suporter dapat mengikuti secara terbuka.
“Transparansi menjadi prinsip utama kami dalam setiap tahapan penyelenggaraan kompetisi. Dengan disiarkan langsung, publik bisa melihat bagaimana proses pengundian berjalan objektif dan profesional,” kata Asep Saputra, Direktur Kompetisi I.League.
Pembagian grup tersebut menjadi langkah awal yang menandai kesiapan seluruh klub dalam menghadapi musim baru.
I.League juga memastikan bahwa seluruh pertandingan akan digelar dengan mengedepankan standar keamanan, fasilitas stadion, serta manajemen pertandingan yang sesuai regulasi federasi.
Berikut hasil pembagian grup Liga Nusantara 2025/26:
Grup A: Persipa Pati, Nusantara United FC, Persikabo 1973, Batavia FC, Dejan FC, PSDS Deli Serdang
Grup B: Pekanbaru FC, PSGC Ciamis, Persikota Tangerang, Perserang Serang, Tri Brata Rafflesia FC, Persitara Jakarta Utara
Grup C: Persibo Bojonegoro, Persika Karanganyar, Persewar, Persikutim United, RANS Nusantara FC, Sang Maestro FC
Grup D: Persiba Bantul, Perseden Denpasar, Gresik United, Persebata Lembata, Waanal Brothers, Persekabpas
Musim 2025/26 dijadwalkan akan dimulai pada akhir November dengan sistem kompetisi penuh dan format kandang-tandang di babak penyisihan grup.
Enam klub terbaik dari masing-masing grup nantinya akan melaju ke babak knock-out untuk memperebutkan tiket promosi ke Liga 2 musim depan.
Melalui penyelenggaraan Club Owner Meeting dan Drawing ini, I.League menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kompetisi di semua level.
Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan pembinaan sepak bola di Indonesia, menciptakan jalur pembinaan yang berkelanjutan dari level amatir menuju profesional.
“Kami ingin memastikan bahwa Liga Nusantara tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan talenta muda dan penguatan struktur klub,” ujar Sadikin Aksa, Direktur Komersial I.League.
Dengan berbagai pembenahan dan semangat kolaborasi antar klub, Liga Nusantara 2025/26 diharapkan mampu menjadi kompetisi yang semakin kompetitif, menarik, dan melahirkan pemain-pemain potensial untuk masa depan sepak bola Indonesia.









