Jelang ASEAN Para Games 2026, Program 100 CTFP Diluncurkan Bersama Petinggi Militer di Bangkok

Jelang ASEAN Para Games 2026, Program 100 CTFP Diluncurkan Bersama Petinggi Militer di Bangkok
Founder Maria Monique Last Wish Natalia Tjahja bersama Mayor Jendral Wandee Tosuwan bersama para petinggi militer Thailand.(Foto: Dok. YMM Last Wish)

BANGKOK, SUDUTPANDANG.ID – Menjelang penyelenggaraan ASEAN Para Games 2026 yang akan berlangsung pada 20 – 26 Januari 2026 mendatang, program 100 Celebrities Talk for Para Athletes (100 CTFP) resmi diluncurkan di Bangkok. Peluncuran tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Yayasan Maria Monique Last Wish (YMM Last Wish).

Melalui siaran pers Yayasan Maria Monique Last Wish (YMM Last Wish), Jumat (14/11/2025), disampaikan bahwa acara penganugerahan “People of the Year 2024” sekaligus peluncuran program 100 Celebrities Talk for Para Athletes (100 CTFP) diadakan di lingkungan militer Thailand.

Peluncuran dipimpin oleh Sekretaris Jenderal ASEAN Para Sports Federation (APSF) Mayjen Wandee Tosuwan. Program 100 CTFP merupakan inisiatif amal dari Maria Monique Last Wish Foundation (MMLWF) yang telah mendunia hanya dalam tiga bulan sejak pertama kali diluncurkan di Singapura.

“Para tokoh dunia memberikan tiga kalimat cinta untuk atlet difabel. Ucapan itu dicetak di kartu merah atau CTFP card. Atlet yang memiliki kartu dengan pesan dari para tokoh tersebut nantinya berkesempatan bertemu langsung dengan mereka,” ujar pendiri MMLWF Natalia Tjahja.

BACA JUGA  Ribuan Warga AS Turun ke Jalan Tentang Kebijakan Trump

Acara peluncuran dihadiri jajaran petinggi militer Thailand dari Angkatan Udara, Darat, dan Laut, serta para kadet muda. Di antara mereka hadir Air Vice Marshal Pongchai Ekvitayavetchanukul Dr. Pongkit Ekvitayavetchanukul Dr. Patraporn Ekvitayavetchanukul, Cadet Buddhamongkol Niyutranon, Air Cadet Krittaphat Leelasirivanich serta Endah Fajar, Direktur Multi Properti The Ritz-Carlton dan JW Marriott Jakarta.

Mayjen Wandee Tosuwan menegaskan dukungannya terhadap kolaborasi antara militer dan dunia olahraga melalui gerakan kemanusiaan tersebut.

“Saya sangat terharu atas acara ini. Kehadiran keluarga besar saya dan para perwira militer yang mendukung 100 CTFP menunjukkan semangat persaudaraan dan empati tanpa batas,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Natalia juga memperkenalkan Konser Amal 100 CTFP yang akan digelar di Indonesia dengan konsep zero budget dan tanpa penjualan tiket. Konser tersebut rencananya menghadirkan penyanyi-penyanyi mancanegara yang tampil secara sukarela.

BACA JUGA  Luar Biasa, Presiden Taiwan Lai Ching-te Tampil di Sampul Majalah TIME

Para perwira muda yang hadir pun serempak menyuarakan semangat mereka: “We love 100 CTFP!”

Acara semakin berkesan ketika diputarkan video ASEAN Para Games yang menampilkan lagu “The Greatest Love of APSF”, lagu anthem resmi APSF ciptaan Natalia Tjahja.

Wandee menyampaikan apresiasinya. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Natalia Tjahja yang telah menciptakan lagu anthem untuk APSF,” ujarnya.

Lagu tersebut rencananya akan dikumandangkan pada pembukaan ASEAN Para Games 2026.

Pada saat yang sama, Natalia menerima kabar bahwa seorang tokoh peraih Grammy dan Emmy Awards akan memberikan kejutan pada Konser Amal 100 CTFP mendatang. Mayjen Wandee Tosuwan dijadwalkan membuka konser yang akan digelar di Jakarta itu.

“Saya juga ingin Yang Mulia Putri Euphelma Choden Wangchuck dari Kerajaan Bhutan hadir di konser nanti,” kata Natalia.

BACA JUGA  Taiwan Operasikan 2 Kapal AL Baru, Imbangi Kekuatan China

Natalia menutup acara dengan penuh rasa syukur, mengucapkan terima kasih kepada Tuhan serta kepada para tokoh dan sahabat di Thailand, khususnya Mayjen Wandee Toshuwan beserta keluarga, para perwira militer Thailand, serta Ms. Bing Bhirombhakdi, Ms. Chutima Sevikul, dan Mr. Thirachot Chattaweesak yang telah meluangkan waktu untuk menyambut kehadirannya di Bangkok.(PR/01)