PalmCo Dampingi Anak-anak Terdampak Banjir di Aceh Tamiang Lewat Trauma Healing

PalmCo Dampingi Anak-anak Terdampak Banjir Aceh Tamiang Lewat Trauma Healing
PTPN IV PalmCo menghadirkan pelukan hangat melalui program trauma healing sebagai bentuk kepedulian dan komitmen mendampingi pemulihan psikososial anak-anak terdampak bencana di Aceh Tamiang.(Foto: Dok.PTPN IV PalmCo)

ACEH, SUDUTPANDANG.ID – Banjir yang melanda Aceh Tamiang meninggalkan duka mendalam, terutama bagi anak-anak yang harus bertahan berhari-hari di pengungsian. Menanggapi kondisi tersebut, PTPN IV PalmCo menghadirkan pelukan hangat melalui program trauma healing sebagai bentuk kepedulian dan komitmen mendampingi pemulihan psikososial anak-anak terdampak bencana.

Keterangan pers PTPN IV PalmCo, Selasa (16/12/2025), menyebutkan, program digelar di Afdeling I Kebun Pulau Tiga, yang saat ini dihuni 874 jiwa, terdiri atas 679 orang dewasa dan 195 anak-anak.

PalmCo menyediakan ruang pemulihan yang hangat dan aman. Di tengah keterbatasan dan kelelahan akibat banjir, anak-anak diajak kembali merasakan rasa aman dan bahagia melalui rangkaian kegiatan trauma healing, seperti sharing and reflective circle, healing dance, permainan interaktif, dan mewarnai.

Setiap kegiatan dirancang bukan sekadar hiburan, tetapi sebagai pelukan emosional agar anak-anak perlahan bangkit dari trauma dan kembali tersenyum, pada Sabtu (13/12/2025).

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menegaskan bahwa kehadiran PalmCo di lokasi bencana berangkat dari nilai kemanusiaan.

“PalmCo hadir untuk memastikan masyarakat, terutama anak-anak, tetap merasa aman, diperhatikan, dan memiliki harapan,” ujarnya.

BACA JUGA  Satker Jamintel Kejagung Targetkan WBBM 2026, Reda Manthovani Tekankan Integritas dan Pelayanan

Hilda Savitri, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PTPN IV PalmCo, menambahkan bahwa trauma healing merupakan bagian penting dari proses pemulihan pascabencana.

“Kami ingin anak-anak kembali ceria. Ketika mereka bisa tertawa dan bermain, itu tanda proses pemulihan sedang berjalan,” katanya.

Program Pemulihan

Pendampingan yang dilakukan PalmCo disambut hangat oleh para orang tua pengungsi. Salah satu warga, Ratna Sari, mengungkapkan rasa harunya melihat perubahan pada anak-anak setelah mengikuti kegiatan trauma healing.

“Anak-anak sudah kembali senang. Setelah berhari-hari terjebak banjir, mereka akhirnya bisa bermain lagi, bercanda dengan kakak-kakak Srikandi, dan merasakan makan daging kembali. Beban kami sebagai orang tua juga terasa lebih ringan,” ujarnya.

Keceriaan juga terpancar dari wajah anak-anak. Nazla, salah seorang anak, mengatakan bahwa suasana kini terasa lebih aman dan menyenangkan.

“Sekarang kami bisa main lagi. Kakak-kakaknya baik, ada mainan dan snack, jadi kami senang,” katanya sambil tersenyum.

Afdeling I Kebun Pulau Tiga menjadi salah satu wilayah yang terdampak cukup parah akibat banjir. Kawasan ini saat ini difungsikan sebagai lokasi pengungsian bagi karyawan dan masyarakat sekitar, sekaligus menjadi pusat kegiatan kemanusiaan dan pemulihan yang melibatkan berbagai pihak.

BACA JUGA  Dandim Probolinggo Hadiri Upacara Peringatan HUT RI Ke 80 di Alun-Alun Kraksaan

Komitmen Pendampingan

Selain pendampingan psikososial, PalmCo juga menghadirkan layanan kesehatan bagi para pengungsi. Tim medis diterjunkan untuk memastikan kondisi kesehatan anak-anak dan orang tua tetap terjaga selama berada di lokasi pengungsian.

dr. Mahayeni Tarigan, Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan PT SPMN, menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan dilakukan secara menyeluruh.

“Kami melakukan pemeriksaan, pemberian obat, serta penanganan medis lanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan, baik anak-anak maupun orang dewasa,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Hilda Savitri mengunjungi Seumantoh untuk melaksanakan pendampingan bagi karyawan PKS Tanjung Seumantoh, Aceh Tamiang, dan masyarakat terdampak banjir. Bantuan yang disalurkan meliputi layanan kesehatan, obat-obatan, alat tulis sekolah, sandang, mainan, serta snack untuk anak-anak.

Tim kesehatan terdiri atas dr. Mahayeni Tarigan, dr. Reni Hidayani, dr. Salsabila Raihananda Bahty, beserta empat tenaga medis lainnya. Sementara itu, Tim Srikandi PTPN IV PalmCo, yang dipimpin langsung oleh Hilda Savitri dan melibatkan Srikandi Regional serta Head Office, menjadi garda terdepan dalam mendampingi anak-anak selama kegiatan berlangsung.

BACA JUGA  Bhayangkara Trail Adventure Ke-8, Kolaborasi Polres Jember dan Pemkab Promosikan Wisata Alam

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menegaskan bahwa PalmCo akan terus hadir mendampingi masyarakat hingga masa pemulihan benar-benar tercapai.

“Kami tidak ingin hadir sesaat. PalmCo berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat terdampak sampai mereka benar-benar bangkit,” tegasnya.

Melalui program ini, PalmCo berharap dapat menjadi bagian dari perjalanan pemulihan masyarakat Aceh Tamiang. Di tengah duka bencana, tawa dan senyum anak-anak menjadi pengingat bahwa kepedulian, empati, dan kebersamaan mampu menghadirkan harapan baru bagi masa depan.(PR/01)