“Dengan penguatan nilai keagamaan, kita dapat mewujudkan ASN yang berakhlak mulia, profesional, dan berintegritas.”
JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin mengajak aparatur sipil negara (ASN) untuk merefleksikan nilai-nilai Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dalam pelaksanaan tugas dan kinerja sehari-hari, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan Munjirin saat menghadiri kegiatan Aktualisasi Nilai-Nilai Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang digelar di Masjid Baitul Muhyi, Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Kamis (5/2/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh ASN serta Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Timur mengusung tema “Isra Miraj sebagai Kompas Moral Kinerja ASN” dan menghadirkan penceramah KH M. Luthfi Zawawi.
Dalam sambutannya, Munjirin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan keagamaan tersebut sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual aparatur pemerintah.
“Saya mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan Aktualisasi Nilai-Nilai Isra Miraj di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur. Pelaksanaannya di awal tahun ini sangat tepat, sebagai momentum untuk berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik, baik sebagai ASN maupun sebagai anggota masyarakat,” tuturnya.
Menurut Munjirin, peringatan Isra Miraj tidak hanya memiliki makna religius, tetapi juga mengandung nilai-nilai moral yang relevan dengan tugas ASN dan PJLP dalam menjalankan fungsi pelayanan publik.
Munjirin menekankan pentingnya menjadikan momentum tersebut sebagai pengingat untuk meningkatkan kualitas diri, baik dalam lingkungan kerja maupun kehidupan bermasyarakat.
Ia juga menyampaikan bahwa ajaran salat yang diperintahkan dalam peristiwa Isra Miraj mengandung nilai kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, serta keikhlasan dalam menjalankan amanah.
Nilai-nilai tersebut, lanjutnya, perlu tercermin dalam sikap dan perilaku aparatur pemerintah saat menjalankan tugas.
“Salat mengajarkan kita tentang kedisiplinan waktu, kejujuran, tanggung jawab, serta keikhlasan dalam menjalankan amanah. Nilai-nilai inilah yang harus tercermin dalam kinerja kita sehari-hari,” jelasnya.
Munjirin berharap seluruh ASN di Pemkot Jakarta Timur dapat terus memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta mengimplementasikan nilai-nilai spiritual tersebut dalam setiap aspek kehidupan dan pekerjaan.
“Dengan penguatan nilai keagamaan, kita dapat mewujudkan ASN yang berakhlak mulia, profesional, dan berintegritas,” pungkasnya.(Paulina/01)










