Berita  

Alex Noerdin Meninggal Dunia di Jakarta

Kabar duka datang dari dunia politik Sumatera Selatan. Mantan Gubernur Sumatera Selatan dua periode, Alex Noerdin, meninggal dunia pada Rabu (25/2) pukul 13.30 WIB di RS Siloam Jakarta. (Foto: ist).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Kabar duka datang dari dunia politik Sumatera Selatan. Mantan Gubernur Sumatera Selatan dua periode, Alex Noerdin, meninggal dunia pada Rabu (25/2) pukul 13.30 WIB di RS Siloam Jakarta.

Informasi wafatnya Alex Noerdin dikonfirmasi juru bicara keluarga, Okta Alfarisi. Dalam pernyataannya, keluarga menyampaikan kabar tersebut sekaligus memohon doa dari masyarakat.

“Innalilahi wa inna ilaihi rojiun, telah meninggal dunia Bapak Alex Noerdin pada pukul 13.30 WIB di RS Siloam Jakarta,” ujar Okta.

Menurutnya, saat ini pihak keluarga tengah mengurus proses pemulangan jenazah dari Jakarta ke Palembang, Sumatera Selatan. Rencana lokasi pemakaman masih menunggu keputusan keluarga besar.

“Kami sedang mengurus kepulangan jenazah almarhum ke Palembang. Untuk lokasi pemakaman akan kami informasikan kemudian,” katanya.

Sebelum meninggal dunia, kondisi kesehatan Alex Noerdin dikabarkan menurun sejak Jumat (20/2). Ia sempat dilarikan ke RS Siloam Palembang untuk mendapatkan perawatan intensif.

Namun, karena keterbatasan fasilitas medis yang dibutuhkan, mantan orang nomor satu di Sumatera Selatan itu kemudian dirujuk ke RS Siloam Jakarta untuk penanganan lebih lanjut.

BACA JUGA  Jengkel Dinilai Barang Dagangan, Gus Yahya: NU Tak Bisa Dipermainkan Politik Praktis

Berdasarkan keterangan tim penasihat hukumnya, Alex Noerdin mengalami gangguan kesehatan serius. Penasihat hukum Alex, Titis Rachmawati, sebelumnya menyampaikan di hadapan majelis hakim bahwa kliennya dalam kondisi kritis.

Dalam surat keterangan dokter yang diterima pihak kuasa hukum, disebutkan bahwa Alex Noerdin menderita sumbatan pada empedu serta infeksi pada saluran pankreas. Kondisi tersebut membuatnya harus menjalani perawatan intensif.

Sebelum kabar wafatnya beredar, Alex Noerdin dijadwalkan hadir sebagai saksi dalam persidangan kasus dugaan korupsi revitalisasi Pasar Cinde Palembang. Sidang tersebut digelar di Pengadilan Tipikor PN Kelas 1 A Palembang pada Senin (23/2).

Namun, karena kondisi kesehatannya yang memburuk, persidangan akhirnya ditunda. Ketua Majelis Hakim, Fauzi Isra, menyatakan penundaan sidang setelah menerima keterangan resmi mengenai kondisi kesehatan terdakwa.

Kasus dugaan korupsi revitalisasi Pasar Cinde sendiri menjadi salah satu perkara hukum yang menjerat Alex Noerdin dalam beberapa waktu terakhir. Proses hukum tersebut masih berjalan hingga kabar meninggalnya yang bersangkutan.

BACA JUGA  Pelarian DPO Kredit Fiktif, Mila Indriani Berakhir di Bali

Alex Noerdin dikenal sebagai figur penting dalam pembangunan Sumatera Selatan. Ia menjabat sebagai Gubernur Sumatera Selatan selama dua periode dan sebelumnya pernah menjabat sebagai Bupati Musi Banyuasin.

Selama masa kepemimpinannya, sejumlah proyek infrastruktur besar digulirkan, termasuk pembangunan fasilitas olahraga dan penyelenggaraan ajang internasional di Palembang.

Sumatera Selatan sempat menjadi tuan rumah berbagai event nasional dan internasional pada masa kepemimpinannya.

Kepergian Alex Noerdin meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kolega, serta masyarakat Sumatera Selatan yang mengenalnya sebagai tokoh publik dengan rekam jejak panjang di pemerintahan daerah.

Hingga Rabu sore, keluarga masih mengurus administrasi pemulangan jenazah dari Jakarta ke Palembang. Pemerintah daerah dan sejumlah tokoh masyarakat di Sumatera Selatan dikabarkan telah menerima informasi duka tersebut.

Belum ada keterangan resmi terkait prosesi pemakaman, termasuk apakah akan dilakukan upacara penghormatan tertentu mengingat statusnya sebagai mantan kepala daerah dua periode.

Pihak keluarga berharap masyarakat dapat memberikan doa terbaik bagi almarhum serta menghormati proses berkabung yang sedang berlangsung.

BACA JUGA  RS Siloam Palembang Terbakar, Pasien Dievakuasi ke Area Parkir

Kabar Alex Noerdin meninggal dunia menjadi perhatian luas masyarakat, khususnya di Sumatera Selatan. Selain dikenal sebagai mantan gubernur, ia juga tengah menghadapi proses hukum yang belum rampung.

Dengan wafatnya Alex Noerdin, sejumlah agenda hukum yang melibatkan dirinya dipastikan akan mengalami perkembangan lebih lanjut sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Masyarakat kini menunggu kepastian jadwal pemakaman dan prosesi penghormatan terakhir bagi tokoh yang pernah memimpin Sumatera Selatan tersebut. (AGF/09).