“Saat lampion menyala, Chiayi berubah menjadi kanvas cahaya yang melukis harapan bagi setiap pengunjung.”
CHIAYI-TAIWAN, SUDUTPANDANG.ID – Taiwan Lantern Festival 2026 resmi dibuka di Chiayi pada Selasa (3/3/2026), ditandai parade budaya dunia yang mewarnai suasana musim semi dan menarik perhatian ribuan pengunjung. Festival bertema “Cahaya Melompat Taiwan – Menerangi Chiayi” ini berlangsung hingga 15 Maret 2026 di Alun-alun depan Kantor Pemerintah Kota Chiayi.
Seremoni pembukaan Taiwan Lantern Festival 2026 dipimpin oleh Wali Kota Chiayi, Huang Min-hui, bersama Wakil Menteri Perhubungan Taiwan, Lin Guo-xian. Dalam sambutannya, Huang menyatakan festival lampion merupakan simbol harapan dan kebersamaan yang telah diwariskan secara turun-temurun, sekaligus menjadi sarana memperkenalkan budaya Chiayi ke panggung internasional.
Pemerintah daerah Chiayi bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan Taiwan mempersiapkan Taiwan Lantern Festival 2026 ini selama satu tahun dengan anggaran sekitar 300 miliar dolar Taiwan. Persiapan meliputi pembangunan instalasi lampion berskala besar, pengaturan transportasi publik, serta penataan kawasan wisata guna mengakomodasi lonjakan pengunjung.
Warisan Budaya Taiwan yang Mendunia
Festival lampion merupakan tradisi penting di Taiwan yang telah berlangsung sejak lama dan menjadi bagian dari perayaan musim semi. Setiap tahun, acara ini dihadiri hampir satu juta orang dari berbagai daerah di Taiwan, menjadikannya salah satu agenda budaya dan pariwisata terbesar di negara tersebut.

Pada hari pembukaan, parade besar digelar pukul 13.30 hingga 15.30 di ruas Jalan Jiapu. Masyarakat dapat menyaksikan penampilan tim seni dari dalam dan luar negeri secara bergantian, mencakup musik, tari, sirkus, dan teater boneka yang memadukan unsur tradisional dan kontemporer.
Kelompok internasional yang berpartisipasi antara lain Wen Shyang Dance Company bersama SamadhiTang Creative Puppet Troupe, kelompok budaya Maori dari Selandia Baru, Yosakoi Team Saiya dari Prefektur Kochi Jepang, Yosakoi Soran dari Hokkaido Jepang, Pinta Flores dari Filipina, Chuncheon Puppet Theater dari Korea Selatan, FOCASA Circus, serta Paper Windmill Theatre.
Selain itu, kelompok seni lokal seperti Ali Mountain Tsou Bagpipe Euvuvu Performing Arts, Puzi Electric-Techno Neon Gods, Chiayi National Orchestra, dan tim street dance lokal Chiayi turut meramaikan parade.
Pantauan sudutpandang.id, pada malam hari, para pengunjung disuguhi instalasi lampion spektakuler yang menerangi kota, menjadikan Chiayi pusat perhatian wisata musim semi di Taiwan.
Taiwan Lantern Festival 2026 terbuka untuk umum tanpa tiket dan tanpa reservasi, memberikan kesempatan luas bagi masyarakat dan wisatawan untuk menikmati perpaduan seni, budaya, dan cahaya lampion yang menjadi kebanggaan Taiwan.(Paulina/01)









