TANGERANG, SUDUTPANDANG.ID – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Banten, Intan Nurul Hikmah menutup Festival Literasi Tangerang Gemilang 2026 di halaman Kantor Perpustakaan Daerah di Tigaraksa. Wabup berharap transformasi perpustakaan lebih menarik dan berwarna guna meningkatkan minat dan kunjungan generasi muda.
“Literasi sebagai budaya dan kebutuhan dalam memahami setiap informasi itu sangat penting agar kita mampu berpikir kritis, kreatif, cerdas dan membangun karakter yang berkualitas,” kata Wabup Intan di Tigaraksa, Kamis (22/5/2026).
Ia mengatakan, kemampuan berpikir kritis dan cerdas bukan hanya membaca dan mudah percaya informasi berdasarkan judul atau cuplikan singkat di media sosial yang sering kali menimbulkan misinformasi yang merugikan dan membahayakan keharmonisan.
“Untuk itu, kemampuan berpikir cerdas dan kritis itu harus dibangun dengan membaca dan melihat sebuah berita secara utuh dan valid kebenarannya,” katanya.
Wabup Intan mengharapkan kegiatan tersebut bisa meningkatkan minat baca masyarakat, kreatifitas dan mendorong munculnya karya-karya literasi yang dibuat generasi muda serta menjadikan perpustakaan semakin aktif berperan sebagai pusat pembelajaran.
Masih kata Intan, dirinya mendorong Dinas Perpustakaan dan Arsip (Perpusip) untuk lebih berani dan rutin menggelar kegiatan yang dapat meningkatkan minat baca dan kreatifitas generasi muda, khususnya anak-anak sekolah.
Pihaknya mengusulkan agar tahun depan, Dinas Perpusip mengadakan lomba menulis bagi anak sekolah, bahwa karya terbaik nantinya akan dicetak dan dijadikan koleksi resmi di Perpustakaan Kabupaten Tangerang.
Bahkan Intan mengapresiasi dan terima kasih kepada Dinas Perpusip, panitia, komunitas literasi, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik dan menarik.
Acara tersebut juga dimeriahkan dengan tampilan bersama Maman Suherman (Kang Maman) dan Shahnaz Haque, penyerahan piagam penghargaan, pameran dan persembahan tarian dan lagu dari anak-anak.
Sebelumnya, Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid membuka festival itu dan mengatakan literasi bukan hanya tentang kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga memahami informasi, berpikir kritis, berinovasi, serta membangun karakter masyarakat berkualitas.(WAR)




