Innalillahi, Eks Menhan Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun

Innalillahi, Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun
Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, sekitar pukul 14.03 WIB dalam usia 76 tahun. (Foto: Dok.Sudutpandang.id)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Mantan Menteri Pertahanan (Menhan) RI sekaligus mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Ryamizard Ryacudu, meninggal dunia pada Minggu (31/5/2026). Ryamizard mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, sekitar pukul 14.03 WIB dalam usia 76 tahun.

Kabar duka tersebut meninggalnya Ryamizard Ryacudu dikonfirmasi oleh Kepala Biro Humas Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI, Rico Ricardo Sirait.

Kepergian Ryamizard menambah daftar tokoh nasional yang memiliki rekam jejak panjang dalam bidang pertahanan dan militer Indonesia.

Selama lebih dari tiga dekade, putra kelahiran Palembang, Sumatera Selatan, itu mengabdikan diri di lingkungan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD).

BACA JUGA  Pangdam Jaya Hadiri Peringatan HUT Dharma Pertiwi ke-59

Ryamizard merupakan lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) Matra Darat tahun 1974. Karier militernya berkembang melalui berbagai jabatan strategis sebelum mencapai puncak kepemimpinan di TNI AD.

Sejumlah posisi penting yang pernah diembannya antara lain Panglima Kodam V/Brawijaya, Panglima Kodam Jaya/Jayakarta, hingga Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad). Pada 4 Juni 2002, ia dipercaya menjabat sebagai KSAD ke-23.

Sebagai KSAD, Ryamizard memimpin TNI Angkatan Darat pada masa pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ia kemudian mengakhiri karier militernya dengan pangkat Jenderal TNI pada 2005.

Setelah memasuki masa purnatugas, Ryamizard tetap mendapat kepercayaan untuk mengabdi kepada negara. Presiden Joko Widodo menunjuknya sebagai Menteri Pertahanan pada Kabinet Kerja periode 2014–2019.

BACA JUGA  Polisi Periksa Sejumlah Saksi Kasus Dugaan SARA Arteria Dahlan

Selama menjabat Menhan, Ryamizard dikenal mendorong penguatan sistem pertahanan nasional, termasuk modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan peningkatan kesiapan pertahanan negara.

Masa jabatannya berakhir pada Oktober 2019 dan posisinya kemudian diteruskan oleh Prabowo Subianto yang saat itu menjabat Menteri Pertahanan.

Di kalangan militer, Ryamizard dikenal sebagai perwira infanteri dengan karakter kepemimpinan yang tegas dan lugas.

Perjalanan pengabdiannya membentang dari satuan lapangan hingga pucuk pimpinan TNI AD, sebelum kemudian melanjutkan tugas di pemerintahan sebagai Menhan.

Kepergian Ryamizard Ryacudu meninggalkan duka bagi keluarga, kolega, serta masyarakat yang mengenalnya sebagai salah satu tokoh pertahanan Indonesia.

Selain dikenang atas karier militernya, ia juga meninggalkan jejak pengabdian panjang dalam menjaga kedaulatan dan pertahanan negara.(One/01)