Elina Joerg Akui Sempat Takut Dihujat Saat Ambil Adegan Panas

Elina Joerg
Elina Joerg Akui Sempat Takut Dihujat Saat Ambil Adegan Panas (Foto: Net)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Aktris Elina Joerg menjadi sorotan setelah tampil dalam serial Love & 10 Million Dollars dengan karakter yang jauh berbeda dari peran-peran yang selama ini melekat pada dirinya. Untuk pertama kalinya, Elina menjalani adegan intim yang langsung memancing perhatian sekaligus kejutan dari para penggemarnya.

Penampilan Elina dalam serial tersebut menuai beragam respons. Banyak penggemar yang tidak menyangka perempuan berusia 26 tahun itu berani mengambil peran dengan tuntutan adegan yang cukup berani. Bahkan, media sosial Elina Joerg dipenuhi pesan dari para pengikutnya yang mempertanyakan keputusan sang aktris menerima proyek tersebut.

“Pada nggak nyangka saja. Mereka kayak, ‘Benar nggak sih itu Kak Elina? Kok berani banget sih, Kak?’” ungkap Elina di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).

Menurut Elina, reaksi tersebut muncul karena publik selama ini mengenalnya lewat karakter remaja maupun tokoh antagonis yang tidak pernah menampilkan sisi vulgar.

BACA JUGA  Menpora RI dan Dubes Rusia Kerjasama Bahas Senam dan Hoki Es

“Di series sebelumnya aku memang antagonis, tapi nggak yang sevulgar itu. Jadi mereka, para penggemar, nggak nyangka,” katanya.

Di balik keberaniannya menerima peran tersebut, Elina mengaku sempat diliputi kekhawatiran. Ia bahkan mempertimbangkan berbagai kemungkinan, termasuk penilaian negatif yang mungkin muncul dari masyarakat.

Meski demikian, keyakinannya tumbuh setelah mendapat penjelasan dan jaminan dari tim produksi terkait keamanan serta kenyamanan selama proses pengambilan gambar berlangsung.

Untuk memastikan seluruh adegan dilakukan secara profesional, pihak produksi menghadirkan intimacy coordinator yang bertugas mengawasi dan mengatur adegan intim sesuai batasan yang telah disepakati para pemain.

Sebelum syuting dimulai, Elina mengungkapkan dirinya menjalani sesi khusus untuk menentukan area pribadi yang tidak boleh disentuh selama proses produksi.

“Sebelum syuting ada check boundaries. Jadi intimacy coordinator tahu aku nggak suka dipegang di bagian mana, yang nggak boleh dipegang di bagian mana. Semua dibicarakan dari awal,” jelasnya.

BACA JUGA  Positif Pakai Narkoba, Ammar Zoni Terancam 12 Tahun Penjara

Selain pengawasan dari koordinator adegan intim, beberapa adegan tertentu juga melibatkan pemeran pengganti demi menjaga kenyamanan pemain sekaligus mendukung kebutuhan visual cerita.

“Di lokasi syuting juga memang pakai body double untuk beberapa adegan tertentu,” tambahnya.

Meski sempat mendapat kritik dan hujatan dari sebagian penonton, Elina memilih menyikapinya sebagai bagian dari konsekuensi profesi yang dijalaninya sebagai seorang aktris.

Menurutnya, banyak orang yang hanya melihat hasil akhir di layar tanpa mengetahui proses panjang yang terjadi di balik produksi sebuah adegan.

“Banyak yang menghujat, bilang nggak nyangka Elina bisa seperti itu. Padahal mereka juga nggak tahu bagaimana proses syutingnya dan adegan itu dibuat,” tuturnya.

Elina juga mengakui karakter yang dimainkan dalam serial tersebut menjadi salah satu peran paling berbeda sepanjang kariernya.

Perubahan dari karakter remaja menuju sosok perempuan dewasa dengan cerita yang kompleks membuatnya sempat merasa kaget.

BACA JUGA  Bupati Samosir Sambut Baik Ekspedisi Geopark Kaldera Toba

“Memang jomplang banget, tapi aku ingin mencoba sesuatu yang baru,” katanya.

Meski mendapat berbagai respons dari publik, Elina menegaskan tidak menutup kemungkinan untuk menerima karakter serupa di masa depan. Namun, ia akan lebih berhati-hati dalam memilih proyek dan memastikan kualitas cerita menjadi pertimbangan utama.

“Kalau ditanya kapok atau nggak, tergantung ceritanya juga. Kalau bagus dan aku merasa cocok, ya akan aku ambil. Tapi kalau nggak sesuai, tentu nggak,” tegasnya.(04)