BANDUNG, SUDUTPANDANG.ID — Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat, Dr Sutikno SH MH, menghadiri Seminar Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Lembaga Pendidikan dan Latihan (Lemdiklat) Polri Tahun 2026 di Gedung Oetaryo Sespimti Lemdiklat Polri, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (19/6/2026).
Kehadiran Kajati Jabar dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Kejaksaan Tinggi Jawa Barat untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan aparat penegak hukum (APH) serta berbagai pemangku kepentingan dalam mewujudkan sistem penegakan hukum yang profesional, modern, dan berkeadilan.
Seminar yang diikuti oleh peserta didik Sespimti Lemdiklat Polri, kalangan akademisi, serta sejumlah pemangku kepentingan dari berbagai sektor itu menjadi forum strategis untuk bertukar gagasan dan pengalaman terkait tantangan penegakan hukum yang terus berkembang.
Dalam era transformasi digital dan perubahan sosial yang berlangsung sangat cepat, aparat penegak hukum dituntut mampu beradaptasi dengan berbagai dinamika yang muncul di tengah masyarakat. Perkembangan teknologi informasi, meningkatnya kompleksitas kejahatan, hingga tuntutan publik terhadap transparansi dan akuntabilitas menjadi tantangan yang harus dijawab secara bersama-sama.
Melalui seminar tersebut, para peserta mendapatkan ruang untuk mendiskusikan berbagai isu strategis yang berkaitan dengan penguatan sistem hukum nasional, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta upaya menjaga supremasi hukum di tengah perkembangan zaman.
Kajati Jabar Dr Sutikno menilai forum seperti Seminar Sespimti Lemdiklat Polri memiliki peran penting dalam membangun kesamaan persepsi dan visi antarinstansi penegak hukum. Kesamaan visi tersebut diperlukan agar koordinasi dan kolaborasi dalam menjalankan tugas penegakan hukum dapat berlangsung lebih efektif dan terintegrasi.
Selain menjadi wadah pertukaran ide dan perspektif, seminar juga menjadi sarana memperkuat komunikasi lintas lembaga. Hubungan yang harmonis dan koordinasi yang baik antara aparat penegak hukum dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan sistem peradilan yang mampu memberikan kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan bagi masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, seminar menghadirkan berbagai pemikiran dan masukan konstruktif mengenai langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk menghadapi tantangan hukum di masa depan. Berbagai isu yang mengemuka antara lain penguatan profesionalisme aparat, pemanfaatan teknologi dalam penegakan hukum, serta pentingnya menjaga integritas dalam setiap proses penegakan hukum.
Partisipasi Kejati Jawa Barat dalam kegiatan tersebut juga menunjukkan komitmen institusi untuk terus mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan aparat penegak hukum. Pengembangan kompetensi dan wawasan dinilai menjadi kebutuhan penting agar aparat mampu merespons perubahan yang terjadi secara cepat dan tepat.
Lebih jauh, kolaborasi antarinstansi tidak hanya diperlukan dalam penanganan perkara, tetapi juga dalam merumuskan kebijakan dan strategi yang mampu menjawab berbagai persoalan hukum yang berkembang di masyarakat. Dengan adanya komunikasi yang intensif dan kerja sama yang kuat, setiap institusi dapat menjalankan perannya secara optimal dalam menjaga stabilitas hukum dan keamanan.
Kehadiran Kajati Jabar dalam Seminar Sespimti Lemdiklat Polri 2026 sekaligus menegaskan dukungan Kejaksaan terhadap upaya penguatan sistem peradilan yang terintegrasi. Sistem peradilan yang terintegrasi menjadi salah satu kunci dalam menciptakan proses penegakan hukum yang lebih efektif, efisien, dan akuntabel.
Melalui sinergi yang terus dibangun, Kejaksaan Tinggi Jawa Barat berharap seluruh aparat penegak hukum dapat semakin solid dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Kolaborasi yang kuat juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.
Pada akhirnya, Kejati Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus mempererat hubungan kerja sama dengan seluruh aparat penegak hukum, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan sistem hukum yang transparan, akuntabel, serta mampu memenuhi harapan masyarakat akan keadilan dan kepastian hukum di wilayah Jawa Barat.
Melalui forum-forum strategis seperti Seminar Sespimti Lemdiklat Polri, diharapkan lahir berbagai gagasan dan inovasi yang dapat memperkuat kualitas penegakan hukum nasional, sekaligus memperkokoh sinergi antarlembaga dalam menghadapi tantangan hukum yang semakin kompleks pada masa mendatang. (09/AGF).










