JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir memberikan apresiasi terhadap kualitas kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) yang dinilai semakin kompetitif dan mampu melahirkan juara-juara baru.
Penilaian tersebut disampaikan setelah Bogor Hornbills mencetak sejarah dengan meraih gelar juara IBL 2026 usai mengalahkan Pelita Jaya Jakarta dengan skor agregat 3-2 pada partai final.
Keberhasilan Bogor Hornbills menjadi juara untuk pertama kalinya dinilai sebagai bukti bahwa kompetisi bola basket nasional terus berkembang dan tidak lagi didominasi oleh klub-klub besar yang telah lama menjadi langganan juara.
“Selamat kepada Bogor Hornbills yang berhasil mencatatkan sejarah sebagai juara IBL 2026. Prestasi ini membuktikan bahwa kualitas kompetisi bola basket Indonesia semakin baik. Setiap klub memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, berbenah, dan menjadi juara melalui kerja keras, pembinaan yang tepat, serta manajemen yang profesional,” kata Erick Thohir dalam keterangan resminya, Senin (29/6/2026).
Menurut Erick, lahirnya juara baru menunjukkan ekosistem kompetisi bola basket Indonesia berada pada jalur yang positif. Persaingan yang semakin merata membuat setiap klub memiliki peluang yang sama untuk bersaing memperebutkan gelar juara, asalkan mampu membangun pembinaan pemain dan tata kelola organisasi secara berkelanjutan.
Ia menilai perkembangan tersebut menjadi indikator meningkatnya kualitas kompetisi nasional dalam beberapa musim terakhir.
Dalam lima musim terakhir, IBL dinilai mampu menghadirkan dinamika persaingan yang sehat dengan munculnya sejumlah klub yang mampu menembus papan atas dan bersaing dengan tim-tim tradisional.
Menurut Menpora, kondisi tersebut tidak terlepas dari komitmen Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) di bawah kepemimpinan Ketua Umum Budisatrio Djiwandono dalam menjaga kualitas penyelenggaraan liga nasional sekaligus mendorong pembinaan atlet di level klub.
“Kompetisi yang sehat adalah fondasi utama lahirnya atlet-atlet berkualitas. Ketika setiap pertandingan berlangsung kompetitif dan setiap klub mampu memberikan tantangan, maka para pemain akan terus berkembang. Inilah ekosistem yang dibutuhkan untuk mencetak pemain-pemain terbaik Indonesia,” ujarnya.
Erick menjelaskan bahwa kualitas liga profesional memiliki hubungan yang sangat erat dengan kekuatan tim nasional.
Semakin tinggi kualitas kompetisi domestik, semakin besar pula peluang lahirnya pemain-pemain yang siap bersaing di level internasional.
Menurutnya, pemain yang terbiasa menghadapi pertandingan dengan intensitas tinggi di liga nasional akan memiliki pengalaman dan mental bertanding yang lebih matang ketika memperkuat tim nasional pada berbagai kejuaraan internasional.
“Kita ingin IBL terus berkembang menjadi liga yang semakin profesional dan kompetitif. Liga yang berkualitas akan menjaga kualitas Tim Nasional basket putra Indonesia sehingga mampu terus bersaing dan berbicara di level Asia. Prestasi internasional tidak lahir secara instan, tetapi dibangun dari kompetisi nasional yang kuat dan berkelanjutan,” kata Erick.
Ia mengingatkan bahwa Indonesia telah membuktikan mampu mencatat sejarah melalui prestasi tim nasional dalam beberapa tahun terakhir.
Tim nasional basket putra sukses meraih medali emas SEA Games 2021, sementara tim nasional putri juga mencetak sejarah dengan merebut medali emas SEA Games 2023.
Menurut Erick, dua pencapaian tersebut menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk terus berkembang sebagai salah satu kekuatan bola basket di kawasan Asia Tenggara.
Namun, keberhasilan tersebut harus dijaga melalui pembinaan yang berkesinambungan agar prestasi tidak berhenti pada satu generasi pemain.
“Pencapaian emas tim putra di SEA Games 2021 dan emas tim putri di SEA Games 2023 membuktikan bahwa bola basket Indonesia memiliki potensi besar. Tugas kita sekarang adalah menjaga kesinambungan prestasi tersebut melalui pembinaan yang berjenjang, kompetisi yang semakin berkualitas, dan sinergi seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.
Menpora menegaskan pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga akan terus mendukung penguatan ekosistem olahraga nasional, termasuk pengembangan kompetisi profesional sebagai bagian dari strategi meningkatkan daya saing olahraga Indonesia di tingkat Asia maupun dunia.
Dukungan tersebut, kata Erick, mencakup peningkatan kualitas pembinaan atlet, penguatan kompetisi nasional, serta kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar olahraga Indonesia memiliki fondasi yang kuat dalam jangka panjang.
Ia berharap keberhasilan Bogor Hornbills menjadi inspirasi bagi klub-klub lain untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan, memperkuat manajemen organisasi, serta memberikan kesempatan lebih luas bagi atlet muda berkembang di kompetisi profesional.
“Selamat kepada seluruh insan bola basket Indonesia atas penyelenggaraan IBL musim ini. Jadikan keberhasilan Bogor Hornbills sebagai inspirasi bahwa melalui pembinaan, kerja keras, dan kompetisi yang sehat, setiap klub memiliki kesempatan untuk mencetak sejarah. Semoga prestasi ini menjadi energi baru bagi kemajuan bola basket Indonesia,” tutup Erick.
Keberhasilan Bogor Hornbills menjuarai IBL 2026 sekaligus memperlihatkan bahwa kompetisi basket nasional semakin terbuka dan kompetitif.
Dengan dukungan pemerintah, PP Perbasi, klub, serta seluruh pemangku kepentingan, IBL diharapkan terus berkembang sebagai kompetisi profesional yang mampu melahirkan pemain berkualitas dan memperkuat prestasi Tim Nasional Indonesia di level Asia hingga dunia. (09/AGF).










